Perampok ancam ledakkan BRI di Samarinda terlilit utang Rp 15 juta

Perampok ancam ledakkan BRI di Samarinda terlilit utang Rp 15 juta. Warga kelahiran Karawang Jawa Barat, yang tinggal di Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, diketahui merakit bom sewaktu berada di kosnya.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi- Reporter
Perampok ancam ledakkan BRI di Samarinda terlilit utang Rp 15 juta
Penemuan bom di Samarinda. ©2017 merdeka.com/nur aditya

Polisi terus mendalami motif Agus Fitriana (31), meneror Bank Rakyat Indonesia di Samarinda, menggunakan bom rakitan. Warga kelahiran Karawang Jawa Barat, yang tinggal di Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, diketahui merakit bom sewaktu berada di kosnya.Keterangan diperoleh merdeka.com, isi dari tas ransel yang dibawa Agus, berisikan 12 batang pipa berdiameter 1,5 inci sepanjang 20 sentimeter, lakban, aluminium foil, kabel listrik, serta baterai ponsel. Rangkaian itu, dia rakit di kosnya."Dia merakit rangkaian bom itu karena terbelit utang Rp 15 juta. Dia rakit di kosnya di Tenggarong Seberang, katanya seperti di film-film," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, kepada merdeka.com, Senin (13/2).Selain ancaman lisan kepada petugas keamanan BRI Samarinda Bayu Andi Saputra, Agus juga menebar ancamannya melalui secarik kertas berisikan tulisan 'Saya minta Rp 50 juta atau bom ini meledak'."Ya, dan pelaku berhasil dibekuk petugas keamanan," ujar Ade.Saat ini, Agus masih diperiksa polisi di Samarinda. Ade kembali memastikan, rangkaian bom yang dirakit pelaku, tidak memiliki detonator sebagai pemicu ledakan. "Sudah dipastikan ya, tidak ada bahan peledaknya, tidak ada pemicunya," tambah Ade.Beredar kabar, Agus rencananya dibawa ke Jakarta, untuk pendalaman lebih lanjut, lantaran pemahaman dia sanggup merakit rangkaian bom dari apa yang dia lihat situs berbagi vidoe Youtube. Namun saat dikonfirmasi itu, Ade belum bisa memastikan."Soal itu (akan dibawa ke Jakarta) belum ada informasi lanjutan ya," demikian Ade.Diketahui, sekira pukul 11.00 WITA, seorang pria mengenakan ransel, masuk ke dalam BRI, dan meminta uang Rp 50 juta. Di sela permintaan, pria itu mengaku membawa bom yang disimpan di dalam ransel. Seketika itu, satpam dengan sigap membekuk pelaku. Teriakan adanya perampok dari luar BRI, langsung membuat warga sekitar emosi seketika dan menghajar pelaku.Meski demikian, warga bersikap hati-hati, lantaran melihat adanya rangkaian kabel dan baterai di balik isi ransel. Rangkaian itu akhirnya ditendang warga ke tengah jalan, dan pelaku yang berhasil diringkus dan dihakimi warga akhirnya dibawa ke Polsekta Samarinda Ulu. Dalam keterangannya juga, pelaku merakit bom itu dari apa yang dia amati di Youtube.

Rekomendasi