Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyakit Diabetes Tak Kunjung Sembuh, Pria Paru Baya di Bali Gantung Diri

Penyakit Diabetes Tak Kunjung Sembuh, Pria Paru Baya di Bali Gantung Diri Ilustrasi gantung diri. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Pria paru baya, I Nyoman Pageh (63) tewas gantung diri di rumahnya, Jalan Merpati, Gang ll, Nomor 19, Desa Tegal Kerta, Banjar Manut Negara, Denpasar Barat, Kamis (24/1). Korban ditemukan sekitar pukul 09.05 Wita.

Saksi, Putu Ariawan (36) menuturkan, saat itu anaknya yang bernama Nadila masuk ke kamar korban untuk mengecek kakeknya. Setelah masuk ke kamar Korban, Nadila melihat kakeknya sudah dalam kondisi tergantung.

Nadila melapor pada ayahnya. Putu Ariawan mengecek ke kamar korban dan melihat ayahnya tergantung menggunakan tali tambang warna biru.

Dia langsung memanggil saksi I Made Sudarma (34) dan Ketut Krisna Putra (20). Kemudian secara bersama-sama mereka menurunkan korban dan membuka tali yang dipakai korban untuk gantung diri. Kemudian korban dibaringkan di atas tempat tidur, dan selanjutnya saksi Putu Ariawan menghubungi Kelian Dinas untuk menghubungi BPBD Denpasar.

Istri korban, Ni Nyoman Sulasmi (63) masih sempat memberikan makan dan menyuapi korban sekitar pukul 07.20 Wita. Setelah itu dia pergi ke pasar.

Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Widya Dharma Nainggolan menjelaskan, dari keterangan saksi Putu Ariawan bahwa korban sudah mengalami sakit diabetes.

"Sebulan lalu kaki kanan korban tertusuk paku dan sampai sekarang belum sembuh. Hal tersebut membuat korban ingin mengakhiri hidupnya karena tidak tahan menahan sakit. Korban juga sempat meminta kepada cucunya untuk dibelikan tali," ujarnya, Kamis (24/1).

"Korban tidak menggunakan pakaian hanya menggunakan pampes dan kaki kanan diperban. Di TKP juga di temukan tali tambang warna biru masih terikat di plafon rumah dan sebuah kursi plastik warna biru," ujarnya.

Sekitar pukul 09.05 Wita, petugas BPBD tiba di TKP lalu mengecek kondisi korban menggunakan alat denyut peraba nadi. Dari pihak BPBD menyatakan korban sudah meninggal dunia, dilihat dari sperma keluar dan pupil membesar.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sesuai keterangan BPBD setelah dilakukan pengecekan menggunakan alat denyut peraba nadi dinyatakan korban sudah meninggal dunia," tutup Kapolsek.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP