Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengerahkan setidaknya 400 personel untuk membersihkan sampah di Pantai Losari, Jumat (6/2).
Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan destinasi wisata dari sampah.
"Saya mengambil apel dalam rangka menindaklanjuti salah satu kebijakan Bapak Presiden. Kemarin kita baru saja dikumpulkan di Sentul, dia menyikapi salah satunya adalah kebersihan. Beliau melihat beberapa contoh tempat yang menjadi destinasi wisata banyak sampah," ujar Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Inspektur Jenderal Djuhandhani Raharjo Puro kepada wartawan.
Djuhandhani mengatakan Pantai Losari merupakan salah satu Landmark destinasi wisata yang ada di Kota Makassar. Meski demikian, Djuhandhani mengapresiasi adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di kawasan Pantai Losari.
"Saya beberapa kali melihat tempat ini juga memang sudah ada kepedulian dari masyarakat Makassar. Tapi ini kami mengambil langkah lagi agar kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat, mari kita sama-sama menjaga kebersihan," kata dia.
Advertisement
Pantai Losari Dulu Bersih
Mantan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri mengaku mendapatkan cerita dari tokoh masyarakat soal kebersihan Pantai Losari. Ia menyebut, beberapa tahun lalu Pantai Losari sangat bersih.
"Kami juga mendapat cerita dari beberapa tokoh masyarakat, kalau kita bercerita laut atau di pantai Losari ini dulunya bersih, tidak ada sampah. Namun, sekarang justru yang kita lihat, bahkan tokoh masyarakat menceritakan kita dulu bisa berenang, karena airnya bersih," sebutnya.
Meski perintah langsung Presiden Prabowo Subianto, Djuhandhani menyebut bakti sosial dengan melakukan bersih-bersih akan dilakukan rutin Selasa dan Jumat.
"Kita kan tiap hari Selasa dan Jumat itu ada kegiatan olahraga. Di mana itu nanti akan kami atur kegiatannya saat olahraga atau saat memang harus kita melaksanakan," ucapnya.