Penjelasan TNGM soal monyet ekor panjang turun gunung
Merdeka.com - Sejumlah monyet ekor panjang beberapa hari belakangan terpantau berkeliaran di lahan masyarakat yang berada di belakang kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang berada di Jalan Kaliurang km 22,6, Pakem, Sleman. Turunnya monyet ekor panjang ini awalnya diprediksi berkaitan dengan meningkatnya aktivitas kegunungapian di Gunung Merapi.
Namun, berdasarkan penelusuran lebih lanjut ternyata monyet ekor panjang ini bukanlah satwa yang turun dari area Gunung Merapi. Tetapi monyet ekor panjang yang berkeliaran di belakang TNGM ini merupakan satwa yang habitatnya di bantaran Kali Kuning.
"Berdasarkan hasil pemantauan dan pengumpulan informasi dari warga sekitar dan anggota SAR DIY di Pos Aju Kalikuning terkait monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang berada di lahan masyarakat belakang kantor Balai TN Gunung Merapi, monyet yang dijumpai adalah bagian kelompok monyet yang habitatnya di bantaran Kali Kuning di luar kawasan TNGM," ujar Kepala Balai TNGM, Ammy Nurwati dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/5).
Ammy mengatakan lokasi titik perjumpaan atau lokasi terlihatnya monyet ekor panjang itu masih termasuk area homerange atau daerah jelajah satwa tersebut. Sehingga sebenarnya masyarakat seringkali dan sudah biasa melihat monyet ekor panjang itu berkeliaran di lokasi. Berkeliarannya monyet ekor panjang itu bahkan juga bisa terjadi saat kondisi Gunung Merapi dalam status normal.
"Berkenaan hal tersebut, maka disimpulkan bahwa monyet yang dijumpai itu belum bisa dijadikan indikasi reaksi satwa terhadap peningkatan aktivitas Merapi," urai Ammy.
Ammy menjabarkan pihak TNGM akan memberikan informasi seandainya ada indikasi pergerakan satwa. "Jika terindikasi ada pergerakan satwa di kawasan TN Gunung Merapi akan disampaikan lebih lanjut," ujar Ammy.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya