Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Seorang guru PJOK di SD Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, DN (30), ditangkap polisi karena terlibat pembobolan tabungan nasabah bank hingga Rp1,4 miliar.

Selain bekerja sebagai guru PPPK yang dilantik pada tahun 2022, tersangka DN memiliki usaha agen BRI Link di kampungnya. Dia kenal dekat dengan dua pelaku lain yang masih buron, MT dan BY, karena masih tinggal sekampung.

Tersangka DN mengaku awalnya kerap menerima pencarian uang dari BY melalui BRI Link. Lantaran penasaran dengan banyaknya uang yang ditarik, tersangka mulai bertanya-tanya dari mana BY mendapatkannya.

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Lalu terungkaplah bahwa uang itu hasil dari tindak pidana phising dengan modus mengirim undangan APK via WhatsApp secara acak. Bagi orang yang membuka APK itu, maka semua data pribadi diketahui korban dan seluruh tabungan di dalamnya habis ditransfer ke rekening pelaku.

Tersangka pun tertarik bergabung. Dia bersedia menyiapkan rekening-rekening yang bakal dijadikan tujuan pengiriman.

Tersangka dijanjikan pelaku BS dengan fee sebesar 3 persen setiap kejahatan itu berhasil. Mereka sepakat bekerja sama dengan catatan tidak memberi tahu orang lain.

"Kebetulan saya butuh modal tambahan, jadi saya ikut bergabung," ungkap tersangka DN di Mapolda Sumsel, Selasa (31/10).

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Tersangka langsung menyetorkan 16 rekening berbeda sebagai tempat menampung tabungan korban. Selanjutnya, tersangka mentransfer ke rekening pribadi sebelum dicairkan secara tunai di bank.

"Sudah lama bergabung, tugas saya cuma menampung dan ambil di bank, tapi kali ini paling besar dapatnya. Persen yang saya dapat buat modal tambahan di BRI Link."

DN, tersangka pembobolan rekening.

Kasus ini terungkap setelah korban, RT, melapor ke polisi karena uang di tabungannya habis dikuras pelaku. Sebelumnya, ia menerima dan membuka APK itu dari pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo mengungkapkan, begitu APK terbuka, otomatis tersangka dapat menguasai device korban termasuk aplikasi mobile banking. Selanjutnya tersangka mentransfer tabungan korban ke 16 rekening yang dibeli tersangka DN dari seseorang.

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Tak lama kemudian, tersangka yang berprofesi sebagai guru mengirimkan uang itu kembali ke rekening pribadinya dan ditarik secara tunai di bank. Uang hasil kejahatan itu dibagi kepada dua rekannya.

"Modus digunakan adalah dengan mengirim pesan APK lewat WA berupa undangan. Begitu aplikasi dibuka, password dan akun mobile banking korban diketahui, ada Rp1,4 miliar mereka kuras," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo, Senin (30/10).

Dalam kasus ini, polisi menyita beragam ATM yang digunakan untuk mengirim uang korban. Tersangka DN dikenakan Pasal 362 dan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 81 atau Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2011 tentang transfer dana dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Pengakuan Guru asal OKI yang Kuras Rp1,4 Miliar dengan Modus Kirim Undangan APK via WA

Warga diimbau lebih waspada karena kasus tersebut kerap terjadi dan diungkap. Sebelumnya, pemuda asal kampung yang sama, ES (23), ditangkap karena membobol rekening yang menyebabkan korbannya mengalami kerugian mencapai Rp2,3 miliar. Modusnya pun sama, yakni mengirimkan APK melalui WA.

Kisah Guru Ngaji di Bekasi Sukses Jualan Keripik Ubi, Modal Awal Rp50 Ribu Kini Cuan hingga Rp40 Juta per Bulan

Kisah Guru Ngaji di Bekasi Sukses Jualan Keripik Ubi, Modal Awal Rp50 Ribu Kini Cuan hingga Rp40 Juta per Bulan

Kenekatannya membuahkan hasil. Di mana ia mampu meraih omzet Rp30-40 juta per bulan.

Baca Selengkapnya
Serahkan SK Pengangkatan PPPK Tenaga Teknis dan Guru, Gus Ipul: Wujudkan Kinerja yang Berdampak

Serahkan SK Pengangkatan PPPK Tenaga Teknis dan Guru, Gus Ipul: Wujudkan Kinerja yang Berdampak

Dalam kesempatan ini, sebagai ungkapan rasa syukur, Gus Ipul juga mengajak seluruh PPPK untuk bersedekah pohon.

Baca Selengkapnya
Jejak Peninggalan Bung Karno dan Fatmawati di Rumah Guruh Soekarnoputra

Jejak Peninggalan Bung Karno dan Fatmawati di Rumah Guruh Soekarnoputra

Rumah itu disita setelah Guruh setelah kalah sengketa di pengadilan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pesan Suara Bocor, Siswa SMP di Banjar Diduga Ancam Bunuh Guru Gara-Gara Tidak Terima Ditegur

Pesan Suara Bocor, Siswa SMP di Banjar Diduga Ancam Bunuh Guru Gara-Gara Tidak Terima Ditegur

Kasus dugaan pengancaman itu terungkap setelah pesan percakapan siswa bocor.

Baca Selengkapnya
Sosok Pria Ini Jadi KSAD Termuda di Usia 31 Tahun, Pernah Jadi Guru hingga Banting Setir di Dunia Militer

Sosok Pria Ini Jadi KSAD Termuda di Usia 31 Tahun, Pernah Jadi Guru hingga Banting Setir di Dunia Militer

Selain menjabat sebagai KSAD termuda, sosok guru ini juga menjabat KSAD dua kali.

Baca Selengkapnya
Kabar Gembira, Waktu Pendaftaran PPPK Guru Kebutuhan Umum Diperpanjang

Kabar Gembira, Waktu Pendaftaran PPPK Guru Kebutuhan Umum Diperpanjang

Bagi calon pelamar yang belum sempat mendaftarkan, ini menjadi kesempatan untuk segera mendaftar. Segera siapkan berkas dokumen yang dibutuhkan.

Baca Selengkapnya
Serahkan SK Pengangkatan 334 Guru PPPK, Bupati Ipuk Pesan Pembangunan Pendidikan di Banyuwangi

Serahkan SK Pengangkatan 334 Guru PPPK, Bupati Ipuk Pesan Pembangunan Pendidikan di Banyuwangi

Ipuk ingin para tenaga pendidik memberikan yang terbaik bagi para siswa di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya
Respons Anies Soal Pelanggaran Kode Etik Eks Ketua MK Anwar Usman: Jangan Dijadikan Contoh

Respons Anies Soal Pelanggaran Kode Etik Eks Ketua MK Anwar Usman: Jangan Dijadikan Contoh

Anies menyampaikan menerima banyak keluhan terkait pengangkatan guru berdasarkan hubungan kedekatan dengan saudara yang ada di posisi penguasa.

Baca Selengkapnya
Keluarga Kecewa Berat Kasus Mahasiswa Ubaya Dibunuh Guru Les & Dimasukkan ke Koper Jalan di Tempat

Keluarga Kecewa Berat Kasus Mahasiswa Ubaya Dibunuh Guru Les & Dimasukkan ke Koper Jalan di Tempat

Hingga saat ini, pelaku pembunuhan mahasiswa Ubaya belum disidang.

Baca Selengkapnya