Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penderita gangguan jiwa di Samarinda ditemukan tewas terpanggang

Penderita gangguan jiwa di Samarinda ditemukan tewas terpanggang Kebakaran di Samarinda. ©2018 BPBD Semarang

Merdeka.com - Kebakaran yang menghanguskan rumah bangsal di Jalan Merdeka Barat RT 88, Sungai Pinang Dalam, kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, dini hari tadi menelan korban jiwa, Hendra (35). Diduga korban adalah pria gangguan kejiwaan.

Jasad Hendra yang nyaris tak dikenali itu ditemukan dalam kondisi hangus mengenaskan, di bawah puing, usai kobaran api berhasil dipadamkan.

"Ditemukan mayat di tengah puing, namanya Hendra, kondisi meninggal dunia karena terbakar," kata Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna kepada merdeka.com, Rabu (3/1).

Usai penemuan, jasad Hendra lantas dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie untuk divisum. Keluarga pun sudah memastikan, korban meninggal itu adalah Hendra.

"Sudah ada keluarganya datang, mengambil jenazahnya untuk dimakamkan," ujar Ervin.

Hasil penyelidikan kepolisian, juga berdasarkan keterangan keluarga, dalam kesehariannya, korban Hendra memang mengidap kelainan jiwa. Namun demikian, belum diketahui jelas penyebab korban akhirnya terpanggang di kobaran api.

"Ya, korban alami gangguan kejiwaan. Kita belum bisa meminta keterangan lebih jauh karena keluarga masih dalam kondisi berduka ya," tambah Ervin.

Ditanya lebih jauh soal dugaan penyebab kebakaran, menurut Ervin, dugaan sementara disebabkan korsleting. "Jadi api itu awal mulanya, dari kamar rumah kosong. Itu dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) ya," ungkap Ervin.

Sementara petugas BPBD Kota Samarinda Nanang Arifin menambahkan, kebakaran menghanguskan dua bangunan tunggal, dan satu bangunan bangsal 19 pintu. "Bangunan-bangunan itu dihuni 8 kepala keluarga, sekitar 27 jiwa," kata Nanang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP