Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendaki Asal Rusia yang Tersesat di Gunung Sang Hyang Bali Akhirnya Ditemukan

Pendaki Asal Rusia yang Tersesat di Gunung Sang Hyang Bali Akhirnya Ditemukan Basarnas Evakuasi Pendaki Asal Rusia yang Tersesat di Gunung Sang Hyang. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Upaya pencarian terhadap WNA asal Rusia yang tersesat di Gunung Sang Hyang, Kabupaten Tabanan, Bali, akhirnya membuahkan hasil.

Warga asing tersebut, bernama Igor (27) dan ditemukan dalam keadaan selamat di ketinggian 1880 Mdpl.

"Tadi target ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 18.15 Wita, selanjutnya dievakuasi melalui jalur pendakian Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan," kata Gede Darmada, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).

Kemudian, setelah berhasil dievakuasi, warga asing tersebut dibawa menuju Polsek Penebel, Tabanan, Bali. Operasi SAR sudah dilakukan sejak dini hari pukul 03.15 Wita dengan mengerahkan 13 personil dari Basarnas Bali, Samapta Polda Bali bersama pemandu lokal.

"Siang harinya kami menambah personil dari Pos SAR Buleleng dan Kantor Basarnas Bali Jimbaran, dengan total 13 rescuer," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia dilaporkan tersesat di Gunung Sang Hyang, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Bule yang belum diketahui identitasnya itu, tersebut melakukan pendakian pada Minggu (8/8) pagi kira-kira pukul 08.00 Wita bersama dua orang rekannya.

Perjalanan dimulai melalui Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jati Luwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Setelah mendaki sejauh 1,5 kilo meter dua orang lainnya kelelahan dan memutuskan untuk kembali. Pada pukul 14.00 Wita kedua pendaki tiba di Villa Padi, Kabupaten Gianyar tempat mereka menginap.

Laporan permintaan bantuan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pagi tadi, Senin (9/8) pukul 00.55 Wita.

"Menurut laporan, target sempat menyampaikan pesan melalui WA bahwa ia telah sampai di puncak gunung kurang lebih pukul 17.00 Wita, namun tidak mengetahui jalan kembali," kata Gede Darmada selaku Kepala Kantor Basarnas Bali.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi Gunung Sang Hyang memiliki karakteristik vegetasi yang lebat, terutama di musim penghujan. Maka disarankan agar tidak melakukan pendakian sendiri, setidaknya menggunakan pemandu lokal dan membawa perlengkapan serta peralatan untuk pendakian.

Sesaat setelah mendapatkan laporan, Basarnas Bali memberangkatkan 6 orang rescuer menuju lokasi.

"Sampai dengan saat ini tim Saat gabungan masih dalam perjalanan menuju titik diduga target berada," ujarnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP