Pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang dihentikan sementara

Kamis, 12 Juli 2018 20:17 Reporter : Darmadi Sasongko
Pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang dihentikan sementara evakuasi pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang. ©2018 Merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Pencarian Agus Sujarno (45), seorang pemulung tertimbun sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang Kota Malang belum membuahkan hasil. Tim Search and Rescue (SAR) sementara menghentikan pencarian dan dilanjutkan kembali, Jumat (13/7) pagi.

Komandan Tim Search and Rescue (SAR), Satrio Nuridanto mengatakan, sempat terjadi longsor susulan saat dilakukan pencarian korban. Longsoran gunungan sampah sepanjang dua meter kembali terjadi sekitar pukul 14.50 WIB.

"Sehingga tidak memungkinkan pencarian dilanjutkan kembali," kata Satrio Nuridanto, Kamis (12/7).

Longsor terjadi akibat penggalian sampah saat pencarian korban di samping sudut kemiringan yang tajam. Longsor tersebut dinilai berbahaya bagi tim SAR, sehingga pencarian korban dihentikan dan dilakukan evaluasi.

evakuasi pencarian pemulung tertimbun sampah di malang

evakuasi pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang ©2018 Merdeka.com/darmadi sasongko


Dua orang pemulung yang sedang beraktivitas menjadi korban longsor di TPA Supit Urang Kota Malang, Rabu (11/7). Korban atas nama Miskan (45) warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Agus Sujarno (45) warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Miskan berhasil menyelamatkan diri dalam kejadian tersebut, sedangkan Agus masih dalam upaya pencarian oleh Tim Search and Rescue (SAR). Agus diduga terlambat menyelamatkan diri saat longsor.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto, usai memimpin rapat evaluasi pencarian mengatakan, pencarian dihentikan pukul 17.00 WIB dan kembali dilanjutkan pukul 07.00 WIB besok. Tenaga pencarian akan ditambah baik personel maupun peralatan.

evakuasi pencarian pemulung tertimbun sampah di malang

evakuasi pencarian pemulung tertimbun sampah di Malang ©2018 Merdeka.com/darmadi sasongko


Perlengkapan peralatan yang diperlukan juga akan ditambah lagi biar kegiatan evakuasi lebih cepat, tepat serta maksimal.

"Pemkot akan terus memantau pencarian sampai korban bisa ditemukan. Kegiatan ini tetap akan di-back up langsung oleh pihak Kepolisian dan TNI selama kegiatan evakuasi," katanya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini