Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemuda harus jadi pelopor perubahan desa

Pemuda harus jadi pelopor perubahan desa Kepala Biro Humas dan Kerjasama Fajar Tri Suprapto dan Bupati Purwakarta. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemuda menyimpan potensi besar untuk memimpin pembangunan di pedesaan. Mereka dapat menjadi kunci keberlanjutan pembangunan dengan pemikiran-pemikiran kekinian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Anwar Sanusi, dalam pidato pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Kerjasama Fajar Tri Suprapto, saat membuka acara Penguatan Hubungan Antar Lembaga Kepemudaan Desa Menuju Masyarakat Mandiri di Purwakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

"Pemuda itu memiliki pemikiran, tenaga yang besar, semangat, dan kreatifitas untuk bergerak dalam pembangunan di desa. Jika pemuda dapat diberdayakan secara maksimal di 74.910 desa, saya yakin itu akan memberi dampak signifikan," ujarnya.

Aktivitas pemuda saat ini, lanjutnya, sangat dekat dengan kecepatan informasi dan perkembangan teknologi. Hal tersebut diyakini menjadi modal besar bagi para pemuda untuk tidak lagi abai terhadap pembangunan di desanya.

Selain itu lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pun menjadi dasar bahwa kini desa adalah subjek pembangunan itu sendiri. Kegiatan dan kelembagaan kepemudaan desa pun menjadi media untuk saling berbagi inspirasi.

"Hal ini sebagai pemantik semangat pemuda untuk membangun desanya. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi upaya meningkatkan peran pemuda dalam membangun negara ini. Saya ingin ke depan desa membantu kota, bukan kota membantu desa," ucapnya.

Jangan malu jadi orang desa

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi di tempat yang sama menyatakan untuk membangun desa dibutuhkan kerjasama semua pihak. Selain itu kepercayaan diri dari masyarakat desa pun harus terus ditingkatkan.

"Jangan malu jadi orang desa, karena tanpa desa, masyarakat kota tidak bisa apa-apa. Tetapi masyarakat desa pun harus terus menjaga kemandiriannya. Sehingga dengan keunikan tersendiri, desa bisa meningkatkan pariwisata," ucapnya.

Kegiatan tersebut akan diisi dengan seminar dan Panggung Rakyat di Lapangan Cihideung, Desa Pasawahan yang menampilkan gelaran pentas budaya lokal. Seratus pemuda desa yang merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purwakarta diundang sebagai peserta.

Sejumlah narasumber utama akan berbagi inspirasi, di antaranya yakni perwakilan dari Kemendes PDTT, Mujimin selaku praktisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Yogyakarta, Agus Wibowo yang merupakan Ketua Komunitas Bandung Kota Blogger (BATAGOR)

Selain itu ada juga Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena serta Panji Aziz Pradana sebagai Pendiri dan Direktur Eksekutif Care Institute, Banten dan Country Director International Youth Federation Indonesia. Kegiatan yang bertajuk 'Di Desa Pemuda Membangun" tersebut berlangsung pada tanggal 11-13 Agustus 2017 di Bale Guru Linuhung dan Taman Cerdas Surawisesa, Purwakarta.

Acara pembukaan turut dihadiri pula oleh jajaran petinggi Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Kegiatan kepemudaan desa ini merupakan yang kedua setelah tahun lalu diselenggarakan di Banyuwangi, Jawa Timur. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP