Pemprov NTB kesulitan mendata rumah yang rusak di Lombok
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah sudah membicarakan terkait janji Presiden Joko Widodo yang akan memberikan bantuan hingga Rp 50 juta untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat di Lombok.
JK menjelaskan, pihaknya meminta kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar mendata beberapa rumah yang rusak.
"Saya bicara dengan Gubernur kemarin. Masalahnya adalah semua harus didata dengan benar," katanya di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/10).
Dia menjelaskan, Zulkieflimansyah mengeluh tentang rumitnya mendata rumah korban gempa tersebut. JK menjelaskan, pihaknya juga sedang menunggu data tersebut.
Sehingga, kata JK, pihaknya bisa memberikan anggaran dengan tepat untuk rehabilitasi.
"Karena nanti besar atau ringan harus betul. Atau rumahnya kecil saja. Kita harus betul-betul hati. Ini uang rakyat juga yang kita berikan kan. Masalahnya bukan duitnya, masalahnya datanya," ungkap politisi Golkar itu.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berjanji akan memberikan bantuan hingga Rp 50 juta rupiah untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya