Pemkot Solo Siapkan 2 Sekolah Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk sekolah-sekolah saat pandemi Covid–19. Persiapan secara matang juga dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Covid–19.
Simulasi khususnya untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) direncanakan dimulai akhir bulan ini.
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dua SMP untuk kegiatan tersebut. Selama simulasi, waktu belajar siswa di sekolah dipersingkat hanya sekitar 2 jam.
"Ada dua sekolah yang sudah disiapkan untuk simulasi, SMP Negeri 4 dan SMP Al Azhar Syifa Budi," katanya, Senin (12/10).
Menurutnya, penunjukan 2 sekolah tersebut karena mereka sudah siap untuk melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.
Sebelum pembelajaran dimulai, dikatakannya, semua alat belajar mengajar, seperti meja, kursi dan lainnya harus disemprot menggunakan disinfektan. Demikian juga lantai sekolah harus dibersihkan. Pihaknya tidak ingin simulasi tersebut justru akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19
"Intinya nanti proses belajar mengajar harus sesuai protokol kesehatan," terangnya.
Rudy menambahkan, untuk pembagian waktu, selama seminggu untuk setengah kelas dan separuhnya seminggu kemudian. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kendati akan memulai pembelajaran tatap muka, pihaknya tetap akan meminta izin kepada wali murid. Jika disetujui, maka akan laksanakan. Sebaliknya, jika tidak, lanjut dia, maka akan ditangguhkan.
Kepala Dinas Pendidikan Solo, Ety Retnowati menambahkan, semua mekanisme yang akan ditempuh mulai dari sosialisasi simulasi diawali dengan meminta persetujuan orang tua murid untuk anaknya ikut dalam simulasi pembelajaran PTM.
"Penyiapan sekolah dari semua segi kita lakukan. Antara lain dengan penyusunan kurikulum penyesuaian, pengaturan kelas belajar, pengaturan jam belajar, penyusunan protokol berangkat dan pulang sekolah, kantin dan akses PKL luar sekolah ditutup, panduan dan penyiapan CTPS di sekolah, thermo gun, penyemprotan desinfectan di lingkungan sekolah, bekal dan penyiapan kelengkapan pribadi sekolah ( APD, masker, face shield, hand sanitizer, sapu tangan pribadi ), bahan sosialisasi dan media informasi serta akses layanan kesehatan terdekat," urainya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, pihaknya akan mengoordinasikan kebutuhan untuk cairan hand sanitizer dan desinfektan untuk mendukung simulasi dan pelaksanaan PTM tersebut. (mdk/fik)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya