Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melarang warga menggelar lomba agustusan untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI. Alasannya, kota ini masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan kegiatan lomba untuk menyemarakkan momen 17 Agustus ditiadakan. "Tidak ada imbauan lomba-lomba, karena ini masih pandemi dan PPKM level 4," ujarnya kepada wartawan di Jalan Amirullah Makassar, Senin (16/8).
Wali kota berlatar arsitek ini mengatakan, satu-satunya acara yang diperbolehkan adalah upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI. Danny, sapaan Moh Ramdhan Pomanto, menegaskan bahwa Pemkot Makassar akan menggelar upacara bendera terbatas di Pantai Losari.
"Kita tonton saja di televisi kita siaran langsung itu (upacara puncak HUT Kemerdekaan)," tuturnya.
Danny juga sudah meminta kepada para ketua RW untuk mengimbau warganya untuk tidak menggelar lomba agustusan. Dia tidak ingin terjadi kerumunan dan lonjakan kasus Covid-19 akibat kegiatan lomba itu.
"Jumlah kasus Covid-19 di Makassar mulai menunjukkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Dua hari lalu 200-an kasus, kemarin turun 148," bebernya.
Sementara hasil Testing on The Road, Danny mengungkapkan ada 755 orang terjaring dan hasilnya 22 orang positif Covid-19 berdasarkan tes cepat antigen. Ia mengatakan orang-orang yang terjaring testing on the road itu rata-rata memegang KTP luar Makassar. "Hampir setengahnya warga dari luar yang masuk ke kota Makassar," ucapnya.