Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengumumkan rencana besar untuk Pembenahan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh. Anggaran miliaran rupiah telah disiapkan demi mewujudkan taman ini sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi modern. Proyek revitalisasi ini diharapkan selesai pada September 2026, membawa wajah baru bagi objek wisata kebanggaan kota.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah, menjelaskan bahwa konsep pembenahan berfokus pada wisata ramah anak. Taman ini akan dilengkapi berbagai fasilitas baru yang menunjang kegiatan edukasi dan bermain. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang menyenangkan bagi anak-anak serta menjadi sarana belajar yang interaktif.
Visi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, adalah menjadikan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh lebih dari sekadar kebun binatang. Dengan penambahan kolam renang, area bermain anak, panggung, dan kafe, taman ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung. Pembenahan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan sektor pariwisata dan edukasi di Banjarmasin.
Advertisement
Advertisement
Konsep Baru dan Fasilitas Unggulan Pembenahan Taman Edukasi Satwa Banjarmasin
Pembenahan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh akan membawa perubahan signifikan pada fasilitas dan konsep yang ditawarkan. Salah satu daya tarik utama adalah penambahan kolam renang, yang akan melengkapi area rekreasi bagi keluarga. Selain itu, taman ini juga akan dilengkapi dengan tempat bermain anak modern, panggung untuk berbagai pertunjukan, dan kafetaria yang nyaman.
Yuliansyah menyatakan, “Taman edukasi satwa ini akan dilengkapi kolam renang.” Konsep pembenahan ini dirancang untuk menjadikan Taman Satwa Jahri Saleh sebagai objek wisata ramah anak, pusat edukasi siswa, dan tempat bermain yang menyenangkan. Anggaran sekitar Rp4 miliar telah dialokasikan untuk seluruh pembangunan di taman ini pada tahun 2026.
Dahulu, taman ini dikenal dengan koleksi satwa seperti Bekantan, buaya, dan ular. Namun, konsep baru akan mengedepankan koleksi binatang yang lebih berfokus pada edukasi, bukan satwa dilindungi atau berbahaya, sehingga aman bagi pengunjung. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak.
Advertisement
Advertisement
Edukasi Pertanian dan Lingkungan di Tengah Kota
Selain koleksi satwa, Pembenahan Taman Edukasi Satwa Banjarmasin juga akan menghadirkan dimensi edukasi yang lebih luas. Taman ini akan dilengkapi dengan area edukasi bercocok tanam, memungkinkan anak-anak mengenal berbagai jenis tumbuhan sayuran dan buah secara langsung. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan pemahaman anak-anak terhadap pertanian sejak dini.
Pengunjung juga akan memiliki kesempatan untuk belajar tentang peternakan dan perikanan melalui fasilitas yang disediakan. Konsep ini dirancang agar anak-anak dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan proses-proses tersebut, memberikan pengalaman belajar yang imersif dan praktis. Edukasi semacam ini penting untuk membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan sumber daya alam.
Taman seluas sekitar 1,5 hektare ini merupakan aset Pemerintah Kota Banjarmasin yang telah ada sejak lama. Dengan pembenahan ini, DKP3 berharap taman ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat pembelajaran yang komprehensif bagi masyarakat. Target penyelesaian pembenahan pada September 2026 menunjukkan komitmen Pemkot Banjarmasin untuk segera mewujudkan visi ini.
Advertisement
Advertisement
Harapan dan Dampak Sosial Ekonomi
Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki harapan besar terhadap Pembenahan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh. Yuliansyah berharap proyek ini akan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Dukungan ini krusial untuk memastikan bahwa kota Banjarmasin memiliki objek wisata dan rekreasi taman satwa yang lebih baik, layak, dan membanggakan bagi warganya.
Revitalisasi taman ini tidak hanya akan memberikan manfaat edukasi dan rekreasi, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Peningkatan jumlah pengunjung diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sekitar area taman, seperti penjual makanan, minuman, dan suvenir. Hal ini akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dengan konsep yang diperbarui dan fasilitas yang lengkap, Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh diharapkan menjadi ikon baru di Banjarmasin. “Kita akan benahi semaksimal mungkin, hingga benar-benar menarik wisata,” tegas Yuliansyah. Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan bagi warganya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews