Pemkab Karimun Ajak Warga Semarakkan Idul Fitri 1447 H dengan Lomba Lampu Hias Karimun dan Kereta Hias
Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar Lomba Lampu Hias Karimun, festival kereta hias, dan kompetisi video sahur untuk menyemarakkan Idul Fitri 1447 H, sekaligus mempromosikan budaya lokal dan pariwisata daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Lomba Lampu Hias Karimun dan festival kereta hias. Inisiatif ini bertujuan untuk menyemarakkan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung.
Selain lomba lampu dan kereta hias, Pemkab Karimun juga mengadakan kompetisi video sahur yang kreatif. Seluruh rangkaian kompetisi ini dirancang khusus untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Ahadian Zulseptriadi, secara resmi mengonfirmasi penyelenggaraan ketiga lomba tersebut.
Lomba-lomba ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas bagi daerah. Tujuannya adalah memperkenalkan kekayaan budaya lokal Karimun kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Karimun.
Ragam Lomba dan Tujuan Budaya Lokal
Pemkab Karimun melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan tiga jenis lomba yang menarik perhatian masyarakat luas. Lomba pertama adalah video sahur, yang menantang peserta untuk membuat konten edukatif seputar kegiatan sahur dengan sentuhan budaya lokal Karimun. Kompetisi ini mendorong kreativitas dalam melestarikan tradisi yang ada.
Lomba kedua adalah Lomba Lampu Hias Karimun, di mana peserta diminta menghias menara atau gerbang dengan lampu warna-warni yang indah. Penting untuk memastikan lokasi hiasan aman dan tidak mengganggu keselamatan publik. Festival ini dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu lampu hias elektrik modern dan lampu colok tradisional (pelita), yang mencerminkan perpaduan inovasi dan warisan budaya.
Lomba ketiga adalah festival kereta hias, sebuah pawai kendaraan yang dihias dengan nuansa Idul Fitri yang kental dan bernilai religius. Kendaraan-kendaraan ini akan diubah menjadi karya seni bergerak yang merefleksikan semangat keagamaan. Semua lomba ini dirancang untuk menciptakan suasana Lebaran yang meriah dan penuh makna bagi seluruh warga.
Ahadian Zulseptriadi menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan wisata malam bernuansa religi semata. Lebih dari itu, lomba-lomba ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan di antara masyarakat Karimun. Baik warga setempat, perantau yang mudik, maupun wisatawan yang berkunjung, semuanya diajak untuk merasakan kebersamaan.
Jadwal Pendaftaran dan Total Hadiah Menarik
Partisipasi dalam lomba-lomba ini terbuka luas bagi seluruh masyarakat Karimun yang tersebar di berbagai kecamatan. Setiap warga memiliki kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan semangat kebersamaan mereka. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses dengan mudah melalui brosur di media sosial Dinas Pariwisata Karimun.
Jadwal pendaftaran untuk setiap lomba memiliki periode yang berbeda-beda. Pendaftaran lomba video Ramadhan telah ditutup. Sementara itu, Lomba Lampu Hias Karimun dibuka mulai tanggal 20 Februari hingga 1 Maret 2026. Untuk festival kereta hias, pendaftaran berlangsung dari tanggal 25 Februari hingga 11 Maret 2026, memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk mempersiapkan diri.
Pemkab Karimun telah menyiapkan total hadiah yang sangat menggiurkan untuk para pemenang di setiap kategori. Untuk festival lampu hias, total hadiah mencapai ratusan juta rupiah, menunjukkan apresiasi yang besar terhadap kreativitas warga. Festival kereta hias juga menawarkan hadiah lebih dari Rp70 juta, sedangkan lomba video Ramadhan menyediakan hadiah sebesar Rp30 juta.
Hingga Jumat (27/2), antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang sudah tercatat. Tercatat sudah ada 26 peserta yang mendaftar untuk Lomba Lampu Hias Karimun. Untuk kategori kereta hias, meskipun baru dua grup yang mendaftar resmi, Ahadian menyebutkan bahwa banyak pihak telah meminta formulir pendaftaran. Ini menandakan minat yang tinggi terhadap festival tersebut.
Sumber: AntaraNews