Pemerintah Siapkan Wisma Atlet untuk Alternatif Ruang Isolasi Pasien Corona

Rabu, 18 Maret 2020 18:26 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Pemerintah Siapkan Wisma Atlet untuk Alternatif Ruang Isolasi Pasien Corona Maruf Amin di kantor Wapres. ©2020 Foto Setpres

Merdeka.com - Pemerintah telah menyiapkan wisma atlet sebagai alternatif tempat isolasi pasien terjangkit virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Langkah ini akan diambil pemerintah jika kapasitas rumah sakit rujukan baik milik pemerintah, BUMN, TNI/Polri dan swasta tidak lagi sanggup menampung pasien.

"Maka juga selain rumah sakit yang sudah ada, juga disiapkan Wisma Atlet, yang sekarang ini, sementara ini disiapkan untuk 1.800 tempat tidur," jelas Ma'ruf dalam sesi tanya jawab virtual dilakukan hari ini di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

Sejauh ini pemerintah telah menunjuk 132 rumah sakit sebagai tempat rujukan pasien terjangkit virus corona. Selain itu, beberapa rumah sakit swasta juga telah mendedikasikan bantuannya untuk persiapan bila ada lonjakan pasien ke depannya.

"Karena saat ini masyarakat mulai menyadari pentingnya untuk memeriksakan diri, dan kemudian juga penderita yang terpapar Corona ini bertambah; maka Pemerintah sebenarnya sudah langsung melakukan langkah penanganannya," yakin Ma'ruf.

Selain ruang isolaso, Wapres Ma'ruf menambahkan, pemerintah juga sudah bersiap dengan pengadaan alat kesehatan untuk mendukung perawatan pasien. Seperti alat tes virus Corona, alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar WHO, dan teknis lainnya.

"Perlengkapan seperti alat masker dan lainnya juga pemerintah mengambil langkah cepat. Kalau memang memperbanyak produk dalam negeri dan yang tidak bisa diproduksi dalam negeri, kita sudah melakukan langkah untuk mengimpor secepatnya, dan sekarang dalam proses pendatangan," ucap Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Saran Wapres soal Mudik

Wapres Ma'ruf Amin menyarankan masyarakat agar tidak berpergian jauh selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Khususnya kegiatan pulang kampung atau mudik. Imbauan ini demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) lebih luas.

"Maka itu juga orang pergi mudik, menurut saya saat ini mejaga diri itu lebih dianjurkan, silaturahim itu baik tapi menjaga diri jangan sampai berbuat sesuatu yang merugikan itu lebih baik," kata Ma'ruf Amin.

Ketua MUI ini mengimbau masyarakat agar memanfaatkan teknologi untuk silaturahmi jarak jauh. Dengan begitu, hal tersebut akan meminimalisir penyebaran virus.

"Bisa lewat medsos dan WhatsApp, Instagram, jadi silaturahimnya jarak jauh saja, itu anjuran saya. Karena itu kalau memang maksa pulang dia harus bisa pastikan aman," ungkap Ma'ruf Amin.

Reporter: Intan Umbari dan Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com [noe]

Baca juga:
Pertama Kali, Malaysia Laporkan Dua Kasus Kematian Karena Virus Corona
Antisipasi Penularan Corona, Warga Jaga Jarak Aman di Area Publik
Kemendag Gandeng Pengusaha Sosialisasi Pembatasan Pembelian 4 Bahan Pokok
Pandemi Corona, Mulai 20 Maret Pendatang dari 10 Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia
Dua Pasien di RSSA Malang Positif Covid19, Satu Diantaranya Meninggal
Rapat Bareng KPU dan Bawaslu, Mahfud Tegaskan Tak Ada Perubahan Jadwal Pilkada 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini