Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembelajaran Tatap Muka di Bali Tunggu Vaksinasi 16.110 Guru Rampung

Pembelajaran Tatap Muka di Bali Tunggu Vaksinasi 16.110 Guru Rampung Sekolah tatap muka. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Sekolah-sekolah di Bali bersiap untuk menggelar pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru atau Juli 2021. Namun langkah itu baru dilakukan setelah 16.110 guru dan tenaga pendidikan yang ada di Pulau Dewata menjalani vaksinasi.

"Pembelajaran tatap muka sesuai dengan SKB empat menteri, diawali dulu dengan vaksinasi ke seluruh guru dan tenaga pendidikan. Dan ini semuanya sedang berproses, terjadwal sebanyak 16.110 guru dan tenaga pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bali IKN Boy Jayawibawa saat dihubungi, Kamis (1/4).

Menurut dia, Bali siap membuka sekolah tatap muka sesuai dengan harapan Presiden Jokowi pada Juli 2021 mendatang atau tahun ajaran baru. "Intinya kita sudah siap, itu harus kita siapkan, tentu ada fase-fasenya sekarang kita siapkan dulu supaya aman divaksin dulu dan sekarang kita sudah siapkan dan sedang proses para guru divaksin," ungkapnya.

"Kalau sesuai dengan harapan Bapak Presiden tentu adalah awal Juli dan itu memang tahun ajaran baru secara kalender pendidikan. Kalau sekarang ini, sudah berlangsung ujian sebenarnya dan tidak ada tatap muka," sambung Boy.

Untuk pembukaan pembelajaran sekolah tatap muka, pihaknya akan mengecek seluruh sekolah di Bali, mulai dari protokol kesehatan, sarana, dan prasarana serta lainnya.

"Jadi, jangan sampai nanti yang kita berikan izin di lapangan berbeda dengan apa yang dimohonkan. Kita akan cek nanti," jelas Boy.

Selain itu, dari catatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim syarat dibukanya sekolah pembelajaran tatap muka salah satunya adalah guru dan tenaga pendidikan harus divaksin. Kemudian, untuk target guru dan tenaga pendidikan selesai divaksin tahap kedua diperkirakan Mei 2021.

"Kalau menunggu tahap kedua, katakan April kita ambil, nanti di bulan Mei sudah selesai. Kemudian, secara kalender pendidikan Juni adalah libur sekolah sebulan. Bulan Juli sudah bisa kita laksanakan sekolah tatap muka," ujarnya.

Menurut Boy, pembelajaran tatap muka di sekolah pada tiga bulan pertama tidak dilakukan penuh. Akan ada fase penyesuaian, baik tatap muka maupun daring. "Bagi orang tua yang memang belum mengizinkan sepenuhnya kita memang menyiapkan secara daring," tutupnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP