Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina

Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina Palestina. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai bertemu dengan Ketua Bidang Hubung Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi di kantor MUI, Wali Kota Hebron, Palestina, Tayseer Abu Sneineh, mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Muhyiddin Junaidi yang turut hadir di PP Muhammadiyah mengatakan, pertemuan dilakukan untuk membahas pembangunan rumah sakit Indonesia di Hebron, Tepi Barat, Palestina. Pembangunan RS ini juga salah satu bentuk aksi kemanusiaan Indonesia di Palestina.

"Itu rumah sakit untuk mengobati trauma, karena banyak anak-anak dan bangsa Indonesia, bangsa Palestina yang tertekan yang mereka secara psikologi itu mengalami gangguan kejiwaan," kata Muhyiddin kepada merdeka.com di gedung Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

Untuk tenaga medisnya sendiri nantinya akan diserahkan kepada pihak Palestina. Karena memang Indonesia hanya membuatkan fasilitas atas rumah sakit saja.

"(Tenaga medis) itu dari mereka (Palestina). Kita hanya bangun fasilitas, setelah jadi kita serahkan kepada mereka, mungkin kita membentuk tim asistensi. Indonesia insya Allah juga nanti ngirim," terangnya.

Rumah Sakit Indonesia ini nantinya akan mulai dibangun pada tahun 2019 mendatang. Pembangunan juga sudah mendapatkan izin dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Secepat mungkin (dibangun), karena sudah mendapatkan izin, kita sudah mendapatkan greenlite dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan proposalnya lengkap sudah dibuat," ujarnya.

"Saya tidak bisa mengatakan kapan pastinya, yang jelas kita akan terus melakukan dan Insya Allah setelah mendapatkan proposal ini kita mulai bergerak. Tapi insya Allah tahun depan dibangunnya," sambungnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP