Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, menyatakan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan PSIM dalam laga Super League pekan ke-21. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (13/2) itu membuat Persik kehilangan dua poin penting. Hasil ini menjadi sorotan utama bagi tim Macan Putih yang berupaya meraih kemenangan.
Torres mengakui bahwa timnya memiliki peluang emas untuk memenangkan pertandingan, bahkan salah satu tendangan membentur tiang gawang lawan. Namun, kelengahan dalam pertahanan membuat PSIM berhasil menyamakan kedudukan, yang disebut Torres sebagai “memberikan gol 1-1 untuk mereka”. Situasi ini menjadi evaluasi serius bagi jajaran pelatih dan pemain.
Meskipun demikian, pelatih asal Spanyol tersebut juga melihat aspek positif dari performa timnya selama pertandingan. Ia menilai permainan tim secara keseluruhan berjalan baik, memberikan modal berharga untuk menatap laga-laga berikutnya. Namun, Torres menekankan pentingnya perbaikan detail kecil yang dapat berdampak besar pada hasil akhir.
Advertisement
Advertisement
Torres mengakui bahwa meskipun ada kekecewaan, satu poin yang didapatkan dari laga tersebut memberikan banyak hal positif. Ia menilai permainan timnya berjalan baik, menunjukkan potensi yang ada.
Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan adanya detail-detail krusial yang harus segera diperbaiki. Detail ini sangat penting agar Persik tidak lagi kehilangan poin pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Detail-detail yang jika tidak diperhatikan dalam sepak bola profesional akan merugikan,” ucap Torres, menekankan urgensi perbaikan tersebut. Ini menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas tim.
Advertisement
Advertisement
Torres menjelaskan bahwa dirinya dan tim masih dalam proses adaptasi, terutama dengan banyaknya pemain baru yang bergabung. Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran dari semua pihak.
Setiap pekan, menurut Torres, akan menjadi kesempatan berharga bagi tim untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Ini juga menjadi ajang untuk memperbaiki berbagai kesalahan yang masih terjadi di lapangan.
“Saya datang ke sini (Persik) dua bulan lalu, jadi setiap minggu kami akan menjadi lebih baik,” tuturnya, menunjukkan optimisme terhadap perkembangan tim di masa mendatang.
Advertisement
Advertisement
Tidak hanya pelatih, pemain Persik Jon Toral juga mengungkapkan kekecewaannya karena tim hanya mampu membawa pulang satu poin dari pertandingan tersebut. Ia merasakan “perasaan pahit” atas hasil imbang ini.
“Kami menginginkan tiga poin,” kata pemain asal Spanyol itu, mencerminkan ambisi tim untuk selalu meraih kemenangan. Kekecewaan ini menjadi bukti semangat juang para pemain.
Meskipun demikian, Toral menilai hasil imbang ini tetap menjadi modal penting untuk menatap laga berikutnya. Ia berharap hasil ini bisa menjadi pemicu agar Persik tidak lagi kehilangan poin dan bisa meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya.
Advertisement
“Semoga kami bisa memperbaikinya di pertandingan berikutnya dan meraih tiga poin,” ucap Jon Miquel Toral Harper, menunjukkan tekad kuat tim untuk bangkit.
Sumber: AntaraNews