Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan timnya meraih kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta adalah kekuatan fokus yang konsisten sepanjang pertandingan. Laga penting ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (29/11), menandai kemenangan beruntun keenam Macan Kemayoran di BRI Super League.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengukuhkan posisi Persija di klasemen, tetapi juga menjadi perayaan manis bertepatan dengan ulang tahun ke-97 klub. Souza menekankan pentingnya mentalitas dan konsistensi dalam mengejar gol serta menekan lawan, yang membuat PSIM kesulitan mengembangkan permainan mereka.
Dengan hasil positif ini, Persija menunjukkan performa impresif yang membuat mereka semakin kokoh di papan atas liga. Pelatih asal Brasil itu memuji dedikasi para pemainnya, termasuk Allano De Souza, yang dinilai berkontribusi besar dalam pencapaian tim.
Advertisement
Advertisement
Strategi Fokus dan Konsistensi Ala Mauricio Souza
Mauricio Souza secara tegas menyatakan bahwa fokus adalah elemen krusial bagi timnya. "Malam ini kami mampu konsisten mengincar gol, menekan lawan, dan mereka (PSIM) tidak punya ruang untuk bergerak. Jadi sekali lagi Persija kalau fokus dalam pertandingan, kami kuat sekali,” ujar Souza usai pertandingan.
Pendekatan ini memungkinkan Persija untuk mendominasi jalannya laga, meskipun gol baru tercipta di menit-menit akhir. Souza juga menyoroti peran penting setiap individu dalam tim. "Allano (De Souza) datang ke sini, dia pemain yang berdedikasi, dan pemain lain juga bagus, dan menurut saya kami pantas mendapat kemenangan ini,” tambahnya, menggarisbawahi kerja keras kolektif.
Kekuatan fokus Persija ini terbukti efektif dalam menghadapi tim-tim tangguh. Strategi ini bukan hanya tentang mencetak gol, tetapi juga tentang menjaga tekanan dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan mereka.
Advertisement
Advertisement
Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu Kemenangan
Meskipun Persija tampil dominan, Macan Kemayoran baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-78 melalui gol Maxwell. Gol ini membuka jalan bagi kemenangan setelah serangkaian serangan yang tak kenal lelah. Kemudian, Allano De Souza menggandakan keunggulan di menit ke-90+5, memastikan tiga poin penuh bagi Persija.
Souza mengakui bahwa pertandingan melawan PSIM tidak mudah. "Kami punya 90 menit untuk berusaha mencetak gol dan tidak kebobolan, dan dari menit pertama sampai terakhir kami selalu mengincar itu. Tapi kami lawan tim peringkat keempat di (klasemen) Liga Indonesia jadi setiap pertandingan mereka sulit ditaklukkan,” jelas pelatih asal Brasil tersebut.
Ia juga menegaskan filosofi timnya yang selalu mengambil risiko untuk meraih kemenangan. "Jika melihat pertandingannya, Anda bisa melihat bahwa Persija selalu mengambil risiko dalam pertandingan. Seandainya baru bisa mencetak gol pada menit ke-98 juga saya sudah merasa cukup,” katanya, menunjukkan keyakinan penuh pada timnya.
Advertisement
Advertisement
Performa Allano dan Posisi Klasemen Persija
Pemain kunci Persija, Allano De Souza, seringkali disebut sebagai pemain emosional oleh banyak pihak. Namun, Mauricio Souza memberikan pembelaan. Ia berpendapat bahwa emosi Allano muncul karena provokasi lawan. "Anda tidak akan stabil emosinya kalau ditekan terus. Saya tidak setuju kalau dibilang dia disebut emosional. Dia sudah berusaha untuk menang. Kalau di lapangan dia memberikan segalanya,” tutur Souza.
Setelah kemenangan penting ini, tim Persija akan menjalani masa libur sejenak sebelum kembali berlaga. Mereka dijadwalkan akan menghadapi Semen Padang pada 22 Desember dalam lanjutan pertandingan Super League. Ini memberikan waktu bagi para pemain untuk memulihkan diri dan mempersiapkan strategi selanjutnya.
Kemenangan atas PSIM ini semakin mengukuhkan posisi Persija di klasemen sementara Super League. Saat ini, Macan Kemayoran berada di posisi kedua dengan total 29 poin dari 13 pertandingan, menunjukkan konsistensi dan performa yang stabil sepanjang musim.
Advertisement
Sumber: AntaraNews