Pelaku Pariwisata di Bali Bakal Hadapi Tantangan Berat di New Normal

Jumat, 26 Juni 2020 07:01 Reporter : Moh. Kadafi
Pelaku Pariwisata di Bali Bakal Hadapi Tantangan Berat di New Normal Bali. ©2013 Merdeka.com/perfecttravellers.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyampaikan, pelaku pariwisata di era new normal akan menghadapi tantangan berat. Pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar karena wajib menerapkan protokol kesehatan untuk memberi rasa aman bagi wisatawan.

"Di pihak lain, jumlah kunjungan wisatawan belum akan normal karena dibatasi oleh protokol kesehatan dalam pesawat dan regulasi lainnya. Kita punya jumlah kamar yang cukup banyak dan harus bersaing dengan kompetitor dalam dan luar negeri," katanya di Denpasar, Bali, Kamis (25/6).

Dia berharap komponen pariwisata Bali tetap optimis di tengah pandemi yang belum tahu kapan berakhir. Untuk itu, Wagub yang akrab disapa Cok Ace mengimbau semua pihak untuk mematuhi protokol pencegahan virus Corona.

"Kita tak bisa memilih antara ekonomi dan kesehatan. Kita harus cerdas dan bijak agar keduanya tetap berjalan secara selaras," ungkapnya.

Dia menyebutkan, dalam penanganan Covid-19 di Bali tak memilih untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana yang ditempuh sejumlah daerah. Pemprov memilih mengoptimalkan peran seluruh komponen, termasuk Desa Adat melalui pembentukan Satgas Gotong Royong, Bali.

"Memang perlu semangat dan tenaga lebih besar dalam penanganan transmisi lokal. Saya berharap kasus Covid-19 tak makin bertambah sehingga kita bisa melaksanakan time line new normal yang telah dirancang yaitu dimulai tanggal 9 Juli 2020 mendatang," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini