Pekerjakan sejumlah gadis, pemilik judi dindong di Bali pura-pura bisnis spa

Jumat, 19 Januari 2018 02:39 Reporter : Gede Nadi Jaya
Pekerjakan sejumlah gadis, pemilik judi dindong di Bali pura-pura bisnis spa Gadis seksi karyawan judi dindong digiring ke Polda Bali. ©2018 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Arena judi mesin ketangkasan 'dindong' di komplek pertokoan Jalan Setiabudi Kuta digerebek Polda Bali beberapa waktu lalu. Selama ini, pemilik menyamarkan usaha praktik judi mereka dengan tempat kebugaran Balinise Spa.

Spa yang dikenal warga sekitar dengan nama Kuta Bugar ini seyogyanya juga menyediakan terapi kebugaran (pijat). Namun di dalamnya juga menyediakan arena judi mesin ketangkasan.

Sebanyak 14 karyawan ditangkap polisi saat itu. Bahkan 10 di antaranya para gadis seksi yang bertugas sebagai 'skor poin' mesin judi ketangkasan.

Selain membuka usaha judi, usaha ini juga menyalahgunakan tempat dan belum mengantongi izin personal dari Pemkab Badung.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, I Made Agus Aryawan, menegaskan selama beroperasi nyatanya memang Kuta Bugar Spa atau Balinese Spa belum mengantongi izin personal.

"Iya, Spa Angel (Balinese Spa) belum punya izin personal," ujar Agus Aryawan, Kamis (18/1).

Untuk penindakan izin, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. "Untuk penindakan ranahnya Satpol PP," katanya.

Sementara Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara, membenarkan pihaknya telah menurunkan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk memeriksa terkait izin yang belum dikantongi.

"Kami sudah membuat surat penggilan kepada manajer Spa tersebut," katanya.

Kata dia, dalam hal ini pihaknya melakukan pengawasan standar operasional prosedur (SOP) Pol PP dengan memberikan jangka waktu untuk mengurus perizinan soal usaha spa.

Mengenai spa dijadikan tempat judi, Suryanegara menyebut itu sudah pidana. Jadi karena pidana, maka yang menindak adalah polisi.

"Satpol PP hanya mengarah pada unsur tempat meliputi izin bangunan, izin sarana pariwisata. Kalau sekarang izin diisalahgunakan menjadi tempat judi, itu sudah ranah polisi untuk menindak," dalih Suryanegara.

Sementara itu pihak kepolisian Polda Bali mengaku hingga saat ini ke 14 karyawan judi dindong masih ditahan. Sedangkan keberadaan pemilik belum diketahui keberadaannya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Prostitusi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini