Pekerja asing di Tangsel didominasi asal Filipina, mayoritas berprofesi guru

Pekerja asing di Tangsel didominasi asal Filipina, mayoritas berprofesi guru. 747 tenaga kerja asing (TKA) memadati kota Tangerang Selatan. Dari jumlah itu, tenaga pengajar atau guru yang paling banyak mendominasi kota Tangsel.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Pekerja asing di Tangsel didominasi asal Filipina, mayoritas berprofesi guru
Pekerja asing di Tangerang. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kota Tangsel mencatat 747 tenaga kerja asing (TKA) memadati kota Tangerang Selatan. Pekerja asing itu kabanyakan bekerja sebagai tenaga pengajar atau guru.

"TKA yang bekerja di wilayah Tangsel sejumlah 747 TKA, di mana 277 TKA di antaranya mendapat izin yang dikeluarkan oleh kota Tangsel dan 470 TKA dikeluarkan oleh Kementerian atau Disnaker Provinsi Banten," kata Sekertaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kota Tangsel, Yanti Sari, Selasa (8/5).

Dia mengatakan, mayoritas TKA itu bekerja sebagai tenaga profesional guru dengan gaji rata-rata per bulan mencapai USD 1.500.

"Upah mereka ini tertuang dalam RPTKA, dengan besaran USD 1.500 per bulan. Kebanyakan berasal dari Filipina dan beberapa negara di asia," tandasnya.

Rekomendasi