Pecat Bupati Muara Enim, Demokrat Tunggu Status Tersangka di KPK

Selasa, 3 September 2019 22:46 Reporter : Sania Mashabi
Pecat Bupati Muara Enim, Demokrat Tunggu Status Tersangka di KPK ferdinand hutahaean. ©2018 Merdeka.com/hari ariyanti

Merdeka.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean angkat bicara terkait kadernya sekaligus Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, Demokrat akan memberhentikan Ahmad jika sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Maka apabila KPK nanti menetapkan Ahmad Yani sebagai tersangka tentu kami sesuai dengan pakta integritas partai, akan memberhentikan yang bersangkutan dan tidak akan memberikan bantuan hukum," kata Ferdinand pada merdeka.com, Selasa (3/9).

Ferdinand mengatakan partainya selalu berkomitmen untuk membantu KPK memberantas korupsi. Karena itu, Demokrat akan menindak tegas kadernya yang melakukan korupsi.

"Itu jelas komitmen pemberantasan korupsi yang digalakkan oleh partai," ungkapnya.

Kendati demikian, dia menegaskan sekarang partainya belum melakukan tindakan apapun. Sebab, sampai saat ini KPK belum menetapkan Ahmad Yani sebagai tersangka.

"Namun kan sekarang belum ditetapkan sebagai tersangka, jadi kita berikan kepercayaan kepada KPK untuk bekerja," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT di Palembang dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Empat orang ditangkap salah satunya, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani.

"Empat orang tersebut dari unsur kepala daerah, pejabat pengadaan dan rekanan swasta," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa (3/9). [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini