PDIP Bekasi Gotong Royong Galang Dana Rp50 Juta untuk Korban Bencana Sumatera

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi menunjukkan kepedulian dengan menggalang dana internal sebesar Rp50 juta untuk membantu korban bencana di Sumatera, menegaskan aksi solidaritas PDIP Bekasi Bantu Korban Bencana Sumatera.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PDIP Bekasi Gotong Royong Galang Dana Rp50 Juta untuk Korban Bencana Sumatera
Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi menunjukkan kepedulian dengan menggalang dana internal sebesar Rp50 juta untuk membantu korban bencana di Sumatera, menegaskan aksi solidaritas PDIP Bekasi Bantu Korban Bencana Sumatera. (AntaraNews)

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi, Jawa Barat, menunjukkan aksi solidaritas yang kuat dengan bergotong royong menggalang donasi. Penggalangan dana ini dilakukan secara internal di kalangan anggota partai untuk membantu para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian partai terhadap penderitaan masyarakat yang terdampak musibah di Pulau Sumatera. Dana yang terkumpul merupakan sumbangan sukarela dari seluruh elemen partai, mulai dari anggota fraksi hingga pengurus di berbagai tingkatan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Bekasi, Ahmad Faisyal Hermawan, menegaskan bahwa donasi ini murni berasal dari keluarga besar PDI Perjuangan Kota Bekasi. Pihaknya tidak menerima sumbangan dari masyarakat umum, melainkan fokus pada kekuatan internal partai untuk membantu sesama.

Aksi Solidaritas Internal PDIP Bekasi

Ahmad Faisyal Hermawan menjelaskan bahwa total dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp50 juta. Dana ini berasal sepenuhnya dari anggota fraksi PDIP di DPRD Kota Bekasi serta pengurus partai dari tingkat anak ranting hingga DPC.

"Dana yang terkumpul senilai Rp50 juta, murni dari anggota fraksi kami, kemudian pengurus partai dari tingkat anak ranting sampai tingkat DPC. Jadi ini murni dari keluarga besar PDI Perjuangan Kota Bekasi, kita tidak menampung donasi dari masyarakat umum," kata Faisyal di Bekasi, Sabtu.

Langkah ini menunjukkan komitmen PDIP Kota Bekasi dalam mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana di Sumatera.

Mekanisme Penyaluran Bantuan Langsung

Donasi yang telah terkumpul selanjutnya akan dibawa langsung ke Sumatera untuk dibelanjakan kebutuhan pokok di wilayah terdekat dengan lokasi bencana. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan bantuan yang diberikan relevan dan sesuai dengan kebutuhan mendesak para korban.

Barang-barang seperti obat-obatan, selimut, pakaian, dan sembako akan diangkut menggunakan mobil boks menuju daerah terdampak. Rombongan Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi, yang dipimpin oleh Arif Rahman Hakim (ARH) bersama anggota dewan lainnya seperti Rudy Heryansyah, Samuel Sitompul, dan Agus Boyo, dijadwalkan berangkat pada Selasa pekan depan.

"Barang seperti obat-obatan, selimut, pakaian, dan sembako akan dibawa menggunakan mobil boks menuju wilayah bencana. Teman-teman dewan berangkat Selasa pekan depan, uang dibelanjakan di sana baru kemudian didistribusikan," jelas Faisyal mengenai proses penyaluran bantuan tersebut.

Dukungan dari Pusat Partai dan Harapan ke Depan

Selain bantuan langsung ini, PDIP Kota Bekasi juga akan berpartisipasi dalam penggalangan dana yang dikoordinasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Pusat partai telah membuka rekening khusus dan meminta seluruh jajaran untuk bergotong royong memberikan dukungan tambahan.

Faisyal mengungkapkan, "Artinya hari ini, selain yang kami bawa adalah Rp50 juta langsung, kami juga akan gotong royong juga ke rekening DPP Partai." Ini menunjukkan sinergi antara DPC dan DPP dalam upaya kemanusiaan.

Dirinya berharap bahwa gerakan solidaritas dari PDIP Bekasi ini dapat sedikit membantu meringankan beban para penyintas bencana. Selain itu, aksi ini juga diharapkan menjadi momentum refleksi bagi banyak pihak untuk lebih peduli dan responsif terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi