Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDAM Tangerang rugi Rp 400 juta akibat Pintu Air 10 jebol

PDAM Tangerang rugi Rp 400 juta akibat Pintu Air 10 jebol Pintu Air Cisadane. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Jebolnya Bendungan Pintu Air 10 Tangerang menyebabkan PDAM tidak bisa memproduksi air bersih dari Sungai Cisadane selama dua hari kemarin. Akibatnya, PDAM mengalami kerugian sekitar Rp 400 juta.

Hal itu dikatakan Direktur PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, Suyanto, saat meninjau Pintu Air 10, Kamis (30/7). Menurut dia, setiap hari PDAM memproduksi 32 ribu meter kubik air buat disalurkan kepada 27 ribu pelanggan. Akibat jebolnya pintu air 10 sejak Selasa (28/7), PDAM kehilangan 64 ribu meter kubik air.

"Karena jebolnya pintu air mengurangi debit air Cisadane, sehingga air tidak masuk intake PDAM untuk diproduksi. Jadi dua hari itu kosong. Kita rugi Rp 400 juta. Tapi bukan masalah kerugian materinya, melainkan pelayanan kepada masyarakat, apalagi saat ini musim kemarau," kata Suyanto.

Tidak hanya distribusi air ke rumah warga terganggu, tapi juga ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. Di sana, membutuhkan 8640 meter kubik per harinya. "Distribusi ke bandara tetap, tapi agak berkurang. Ini bisa menjadi masalah Internasional," ujar Suyanto.

Sejak kemarin, pihaknya telah berupaya menyedot air baku dari Sungai Cisadane menggunakan bantuan pompa dari kementerian sebanyak tiga unit, dan dari Dinas SDA sebanyak dua unit, sehingga sudah kembali berproduksi 370 liter per detik. Sehingga saat ini distribusi air kembali normal.

"Sudah normal, tapi ada beberapa wilayah yang jauh yang masih tidak bisa disupply seperti Benda dan Cipondoh. Akhirnya kita supply dengan tiga mobil tangki PDAM dan tiga mobil tangki sewaan dari swasta," ucap Suyanto. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP