Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Paskah di HKBP Sumber Sari ternoda kericuhan antarjemaat

Paskah di HKBP Sumber Sari ternoda kericuhan antarjemaat Ilustrasi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Suasana Paskah di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sumber Sari, Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru, Minggu (27/3), malah diwarnai ketegangan. Sebabnya, jemaat pendukung dua pendeta terlibat kericuhan.

Bentrokan itu terjadi pascaibadah pagi, pukul 08.30 WIB. Ditengarai kericuhan itu lantaran adanya penolakan pelantikan pendeta baru, Kepas Purba, menggantikan pendeta Kana Silitonga.

Penolakan jemaat pendukung pendeta Kepas Purba lantaran pendeta Kana Silitonga dianggap belum habis masa kepemimpinannya. Namun, sejumlah pihak menuding adanya kesalahan dilakukan oleh pendeta Kana Silitonga, sehingga harus segera diganti.

Vera Luasiana, salah seorang jemaat gereja mengatakan, sedianya pergantian pendeta itu dilakukan pada hari ini. Namun, terjadi penolakan antara pendukung pendeta baru dan pendeta lama hingga berakhir kericuhan.

"Hingga saat ini, polisi masih berjaga-jaga sementara polisi lainnya masih terlihat memediasi dua kubu jemaat," kata Vera.

Seperti dilansir dari Antara, Vera mengatakan akibat kericuhan itu, ibadah seharusnya dilakukan pada pukul 10.30 WIB tadi hingga siang ini urung dilakukan.

Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kompol M Sembiring mengatakan, mereka menurunkan sekitar 220 anggota di lokasi kericuhan. Sembiring memastikan kericuhan itu tidak sampai menyebabkan kontak fisik.

"Hanya adu suara, tidak ada kontak fisik. Kita masih terus berjaga-jaga," kata Sembiring.

Menurut Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, proses perundingan antara kedua kubu jemaat masih berlangsung.

"Kericuhan antara dua pendukung pendeta. Kita masih mediasi," kata Sugeng.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP