Pasien Positif Covid-19 di Bali Meninggal Dunia Tambah Satu, Total Menjadi Tiga Orang

Pasien yang meninggal itu adalah seorang laki-laki dengan usia 51 tahun. Korban sudah dimakamkan dengan protokol pemakaman untuk Covid-19 yang dibantu oleh petugas khusus untuk pemakaman yakni dari Korem 163 Wirasatya dan juga Dandim Badung, Bali.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Pasien Positif Covid-19 di Bali Meninggal Dunia Tambah Satu, Total Menjadi Tiga Orang
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra. ©2020 Istimewa

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengumumkan, satu pasien positif Covid-19 di Bali meninggal dunia. Total pasien positif yang meninggal dunia kini berjumlah tiga orang.

"Hari ini ada kabar duka yang saya sampaikan kepada masyarakat Bali. Bahwa salah satu pasien Covid-19 ini meninggal dunia tadi pagi dan kemudian dimakamkan tadi siang," kata Indra, di Denpasar, Bali, Sabtu (18/4) malam.

Ia menerangkan, pasien yang meninggal itu adalah seorang laki-laki dengan usia 51 tahun. Korban sudah dimakamkan dengan protokol pemakaman untuk Covid-19 yang dibantu oleh petugas khusus untuk pemakaman yakni dari Korem 163 Wirasatya dan juga Dandim Badung, Bali.

"Sehingga dengan demikian jumlah akumulatif yang meninggal menjadi bertambah satu orang hari ini sehingga menjadi 3 orang. Yakini dua orang warga negara asing yang sudah saya umumkan dulu dan satu orang warga negara Indonesia," imbuhnya.

Indar juga menyebutkan, bahwa pasien yang meninggal itu selama ini dirawat di salah satu rumah sakit rujukan di Bali. Selain itu, dari penjelasan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) yang telah menangani pasien yang meninggal itu juga mengidap penyakit diabetes melitus.

"Menurut dokter yang menanganinya atau DPJP, bahwa sudara kita ini mengindap penyakit lain yakni penyakit diabetes melitus atau penyakit gula. Artinya, meninggalnya ini tidak semata-mata disebabkan oleh Covid-19 tetapi ada penyakit lain yang dibawa," ujar dia.

Ia juga menyampaikan, bahwa pasien yang meninggal dunia itu adalah warga masyarakat Bali dan dari penulusuran tim surveilens pasien itu positif covid-19 karena ditulari oleh rekannya kerjanya yang positif Covid-19.

"Ini adalah warga masyarakat Bali tapi kebetulan bukan orang Bali asli. Dari hasil penulusuran tim surveilens dia ini terjangkit dari temannya yang datang dari luar daerah bekerja dalam satu perusahaan kebetulan temannya yang dari luar daerah itu positif," ujarnya.

"Yang dari luar daerah itu (temannya) sudah kembali ke daerahnya dan di daerahnya dinyatakan positif. Kemudian, orang ini (pasien meninggal) ikut positif tetapi orang itu sehat maka ini ada penyakit lain yang mempengaruhi diabetes melitus," ujar Indra.

Sementara untuk pasien positif hari ini di Bali bertambah 7 orang. Di antaranya 5 orang adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri dan 2 orang dari transmisi lokal. Sementara untuk pasien yang sembuh dari Covid-19 hari ini masih nihil dan tetap berjumlah 36 orang.

"Sehingga dengan demikian sampai hari ini jumlah akumulatif positif Covid-19 menjadi 131 orang. Sementara untuk yang sembuh hari ini dilaporkan nihil jadi tidak ada rumah sakit yang melaporkan ada yang sembuh sehingga jumlah akumulatif sembuh sampai hari ini masih sama dengan kemarin sebanyak 36 orang," ujar Indra.

Rekomendasi