Pasar Modern BSD Penuh Sesak di Tengah Kebijakan PSBB
Merdeka.com - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tampak tak berlaku di Pasar Modern BSD, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Hal ini tampak dari suasana pengunjung pada Minggu (16/4) pagi.
Aktifitas perniagaan di pasar basah yang menjajakan aneka kebutuhan sandang seperti sayur mayur, ikan, ayam dan daging disesaki pembeli.
Masyarakat juga seperti tidak ada kekhawatiran dan kehati-hatian sama sekali, dengan adanya ancaman virus yang telah menelan banyak korban jiwa itu.
Meski, imbauan yang disampaikan pengelola pasar, melalui pengeras suara terus saja disuarakan. Nyatanya, masyarakat tak terpengaruh imbauan tersebut.
"Kami mengimbau Kepada pengunjung pasar, agar jangan berkerumun. Dimohon untuk tetap menjaga jarak," bunyi pesan yang disampaikan pengelola pasar melalui pengeras suara.
Meski dipastikan seluruh pengunjung dan pedagang telah menggunakan masker, kerumunan yang padat di area pasar, mengancam penyebaran virus antar manusia.
"Bagi pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan. Pengelola pasar modern BSD City, telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus ini di Indonesia," sahut pesan di pengeras suara Pasar.
Terpantau, untuk memasuki area pasar, pengunjung yang datang dipastikan diperiksa suhu tubuh oleh petugas sekuriti menggunakan thermo scanner.
Selanjutnya, pengunjung bebas mengitari area pasar, untuk mencari barang pangan yang dibutuhkan.
Nampak, petugas sekuriti yang berada di area pasar basah, tak dapat berbuat banyak melihat kerumunan pembeli di pasar itu.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya