Parade Bhineka bikin petisi cabut Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi
Merdeka.com - Komunitas Parade Bhineka mengaku telah membuat petisi untuk mencabut penghargaan yang diterima Aung San Suu Kyi sebagai tokoh perdamaian. Pasalnya Suu Kyi malah bungkam saat etnis Rohingya di Myanmar mengalami kejahatan kemanusiaan atau genosida.
"Beberapa bulan lalu kami sudah melakukan petisi untuk meminta komite nobel untuk mencabut nobel perdamaian Suu Kyi karena kepasifan beliau terhadap kasus ini," ujar salah satu anggota Komunitas Parade Bhineka, Nong Darol Mahmada di depan Kantor Kedutaan Besar Myanmar jalan H Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).
Petisi tersebut dibuat melalui website change.org oleh Emerson Yuntho. Hingga saat ini petisi dengan judul 'Cabut Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, telah ditandatangani oleh 172.804 pendukung.
Tak hanya itu, dalam rangka aksi solidaritasnya Komunitas Parade Bhineka juga akan terus melakukan demonstrasi kepada sejumlah pihak. Setelah tak diterima oleh Kedubes Myanmar untuk Indonesia, pihaknya berencana akan melakukan aksi demonstrasi ke Kantor ASEAN di Jakarta.
"Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi yang sama dan lobi-lobi pada pihak ASEAN dan UN PBB untuk berperan aktif dalam kasus yang menimpa saudara-saudara kita di Myanmar," ungkap Nong.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya