Para Arsitek Indonesia yang Karyanya Diakui Dunia

Senin, 18 November 2019 07:00 Reporter : Syifa Hanifah
Para Arsitek Indonesia yang Karyanya Diakui Dunia Gubernur Jabar Ridwan Kamil. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia memiliki banyak arsitek yang karya-karyanya sudah diakui dunia Internasional. Dari karyanya, para arsitek tanah air ini mampu meraih berbagai penghargaan dari dunia internasional.

Tak hanya diakui dunia, beberapa bangunan yang berada di negara lain adalah karya arsitek Indonesia. Tentu ini sangat membanggakan Indonesia. Berikut ini arsitektur diakui dunia karya anak bangsa:

1 dari 4 halaman

Fredrich S Silaban

Salah satu arsitek yang karyanya diakui dunia adalah Fredrich S Silaban. Salah satu karyanya yang membanggakan adalah Masjid Istiqlal, Jakarta. Masjid Istiqlal salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara. Selain itu yang menarik adalah masjid ini dibangun oleh Fredrich yang beragama Kristen.

Rancangan arsitektur Masjid Istiqlal mengandung angka dan ukuran yang memiliki makna dan lambang tertentu. Terdapat tujuh gerbang untuk memasuki ruangan dalam Istiqlal yang masing-masing dinamai berdasarkan Al-Asmaul-Husna, nama-nama Allah yang mulia dan terpuji. Angka tujuh melambangkan tujuh lapis langit dalam kosmologi alam semesta Islam, serta tujuh hari dalam seminggu.

Bangunan utama ini dimahkotai kubah dengan bentang diameter sebesar 45 meter, angka "45" melambangkan tahun 1945, tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemuncak atau mastaka kubah utama dimahkotai ornamen baja antikarat berbentuk Bulan sabit dan bintang, simbol Islam. Kemudian terdapat 12 tiang menara.

2 dari 4 halaman

Ridwan Kamil

Sebelum terjun ke dunia politik dan menjadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil adalah seorang arsitek. Dari tangan dinginnya, ia berhasil membuat karya yang sudah diakui dunia. Awalnya ia meniti karir sebagai arsitek di Amerika Serikat, pada tahun 2002 ia kembali ke Indonesia dan mendirikan mendirikan Urbane, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain.

Salah satunya, Museum Tsunami Aceh yang dibuka pada tahun 2009 ini dibangun untuk mengenang para korban bencana tsunami. Karena dibangun untuk mengenang peristiwa tsunami Aceh, di dinding ruangan terdalam bangunan ini terdapat nama-nama korban tsunami.

Selain museum tsunami, karya arsitektur fenomenal Kang Emil lainnya yang mendunia di antaranya Marina Bay Waterfront Master di Singapura, Sukhotai Urban Resort Master Plan di Bangkok, Ras Al Kaimah Waterfront Master di Qatar, dan Shao Xing Waterfront Masterplan di China.

3 dari 4 halaman

Budi Pradono

Selanjutnya ada Budi Pradono, seorang arsitek Indonesia yang membangun Dancing Mountain House. Bangunan ini terbuat dari bahan dasar bambu dan dirancang agar mudah dibangun. Bentuk atapnya mirip dengan bentuk gunung Merapi, Telomoyo, Tidar, dan Andong yang berada di sekitar Salatiga.

Bagian dalam rumah pun dibuat tanpa sekat untuk menonjolkan suasana intim kekeluargaan. Ruangan yang ada di dalamnya jadi terasa lebih luas dan nyaman. Bahkan yang lebih membanggakan lagi Dancing Mountain House berhasil menyabet penghargaan dari Archasia Acrhitecture Awards 2016 sebagai proyek residensial terbaik se-Asia. Desain bangunan ini berhasil menonjolkan peran arsitektur bagi masyarakat.

4 dari 4 halaman

Arvilla Delitriana

Arvilla Delitriana, insinyur lokal yang merancang jembatan lengkung bentang panjang ruas Kuningan pada lintas raya terpadu (LRT). Ia berhasil merancang konstruksi jembatan lengkung LRT Jabodebek terpanjang di dunia yang membentang 148 meter dengan radius lengkung 115 meter dan menggunakan material beton seberat 9.688,8 ton atau setara dengan lebih tiga kali berat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Konstruksi ini mengukir dua rekor dari Museum Rekor Indonesia, yaitu sebagai jembatan kereta box beton lengkung dengan bentang terpanjang, dan sebagai jembatan dengan pembebanan axial static loading test terbesar. [dan]

Baca juga:
Melihat Kemegahan Hotel Gitar di Hollywood
Brondby Haveby, Pemukiman Lingkaran Unik di Denmark
Keunikan Tower of Hercules, Mercusuar Tertua di Dunia
Candi Jawar Ombo, Situs Sejarah yang Diliputi Misteri di Kaki Semeru
Keunikan Pont Canal Du Sart, Kanal di Atas Jalan Raya Milik Belgia

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini