Bandara Banyuwangi menjadi bandara pertama di Indonesia yang berkonsep ramah lingkungan. Baru-baru ini, Bandara Banyuwangi meraih sertifikasi Greenship Net Zero Healthy Ready (NZH) dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
(Foto: Google Maps)
Advertisement
Green Building Council Indonesia (GBCI) merupakan bagian dari World Green Building Council yang berpusat London. Lembaga ini berwenang memberikan sertifikasi kepada bangunan-bangunan hijau ramah lingkungan di Indonesia.
Mengutip Liputan6.com, Bandara Banyuwangi dibangun dengan konsep berkelanjutan, mulai dari pengelolaan ramah lingkungan, efisiensi dalam penggunaan energi hingga pemenuhan energi baru terbarukan (EBT).
Sebelumnya, Bandara Banyuwangi juga dianugerahi penghargaan arsitektur paling bergengsi dunia, Aga Khan Award for Architecture 2022.
(Foto: Google Maps)
Advertisement
Berdirinya Bandara Banyuwangi berkat peran besar sang arsitek, Andra Matin. Arsitek kelahiran Bandung ini dikenal dengan ciri khasnya mendesain bangunan ramah lingkungan. Ciri bangunan rancangannya punya kesan kuat menyatu dengan alam sekitar.
Pada tahun 1988, ia mendirikan Andra Matin Architects. Andra pernah meraih sejumlah penghargaan di bidang yang sangat ia cintai ini.
(Foto: Google Maps)
Advertisement
Sejumlah penghargaan yang pernah diraih Andra Matin yakni:
- IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Award untuk Gedung kantor Le Bo Ye Graphic Design, 1999
- IAI Award untuk Gedung Dua8 di Kemang, Jakarta Selatan, 2002
- IAI Award, Conrad Chapel di Bali (bersama Antony Liu dan Ferry Ridwan), 2006
- IAI Award, kantor Javaplant di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, mendapat, 2006
Pada tahun 2007, Wallpaper Architecture Directory menobatkan Andra Matin sebagai salah satu arsitek, dari 101 arsitek dunia, yang paling berkiprah.
(Foto: Instagram @andramatin)
Advertisement
Mengutip Instagram @manualjakarta, Andra Matin adalah sosok yang gemar jalan-jalan. Baginya, melakukan perjalanan akan membuatnya melihat apa yang tidak ia lihat dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya suka kompleksitas. Kehidupan di kota misalnya, kan banyak layer. Selalu ada hal baru (setiap jalan-jalan)," terangnya.