Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama dengan menyerahkan bantuan sosial (bansos) keagamaan senilai Rp400 juta. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Gereja Kristen Indonesia (GKI) Lachai Hom-Hom Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Penyerahan bansos keagamaan Papeg ini menandai dukungan konkret pemerintah daerah terhadap komunitas keagamaan di wilayah tersebut.
Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara langsung menyerahkan dana tersebut kepada panitia pembangunan rumah pastori GKI Lachai Hom-Hom. Bantuan ini diharapkan dapat memfasilitasi pembangunan fasilitas gereja yang vital, khususnya rumah pastori.
Langkah ini merupakan bagian dari visi pemerintahan Papeg untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, gereja, dan adat sebagai tiga pilar utama pembangunan di Papua Pegunungan. Komitmen ini bertujuan untuk menciptakan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan di seluruh delapan kabupaten.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi Papeg Terhadap Peran Penginjil di Papua Pegunungan
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyatakan bahwa pemberian bansos keagamaan ini merupakan wujud terima kasih pemerintah daerah kepada para penginjil. Para penginjil dinilai telah berperan penting dalam menyebarkan firman Tuhan dan membawa terang keselamatan bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Papua.
"Kami sangat berterima kasih kepada penginjil yang datang memberitakan injil dan terang keselamatan kepada seluruh suku-suku yang ada di Pegunungan Papua," ujar Gubernur John Tabo di Wamena.
Apresiasi ini mencerminkan pengakuan pemerintah terhadap kontribusi besar lembaga keagamaan dalam membentuk moral dan spiritual masyarakat. Dukungan ini diharapkan dapat memotivasi para penginjil untuk terus berkarya di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Bansos Keagamaan untuk Pembangunan Rumah Pastori GKI Lachai Hom-Hom
Bantuan senilai Rp400 juta dari Papeg secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan rumah pastori GKI Lachai Hom-Hom Wamena. Rumah pastori merupakan fasilitas penting yang mendukung kegiatan pelayanan gereja dan kesejahteraan para pendeta.
Gubernur John Tabo menyampaikan harapannya agar bansos keagamaan ini dapat membantu pelayanan penginjilan ke depan. Beliau percaya bahwa dengan fasilitas yang memadai, pelayanan gereja dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak jemaat.
"Tuhan menyiapkan segalanya itu indah pada waktunya termasuk kehadiran kami di sini melakukan peresmian dan bantuan senilai Rp400 juta," kata Gubernur Tabo, menegaskan keyakinannya akan rencana ilahi di balik setiap peristiwa penting.
Advertisement
Advertisement
Tiga Pilar Utama Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan
Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan di bawah kepemimpinan Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol telah menetapkan tiga pilar utama pembangunan. Pilar-pilar tersebut meliputi gereja, pemerintah, dan adat.
Gubernur Tabo menjelaskan bahwa pemerintahannya tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, dukungan dari lembaga keagamaan dan seluruh masyarakat adat di delapan kabupaten sangatlah krusial untuk mencapai tujuan pembangunan.
Sinergi antara ketiga pilar ini diharapkan dapat menciptakan fondasi yang kuat bagi kemajuan Provinsi Papua Pegunungan. Kolaborasi ini akan memastikan bahwa setiap aspek pembangunan mempertimbangkan nilai-nilai lokal, spiritual, dan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Advertisement
Sumber: AntaraNews