Panglima dipanggil Presiden, kejuaraan karate se-Asia batal dibuka
Merdeka.com - Perhelatan internasional Asian Karate Federation (AKF) Championship yang akan berlangsung di gedung Celebes Convention Center (CCC), Makassar rencananya dibuka Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selaku ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki), pukul 16.00 wita tadi. Namun, acara malah molor selama berjam-jam.
Hingga pukul 21.00 wita, sang jenderal belum juga muncul, padahal persiapan pembukaan sudah siap termasuk kehadiran kontingen dari 27 negara. Akibatnya, sekira pukul 20.00 wita, sejumlah peserta memilih kembali ke hotel masing-masing menumpang bus besar. Diawali kontingen dari Vietnam, menyusul dari Jepang dan beberapa negara lainnya.
Hingga devile kontingen masing-masing negara bergerak masuk ke arena pembukaan, Panglima TNI termasuk Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo juga tidak tampak. Di antara kontingen negara-negara itu, ada yang pesertanya sudah tidak terlihat kecuali pembawa papan nama negara yang berseragam Paskibraka.
Higuchi, salah seorang pelatih dari kontingen Jepang mengatakan, terpaksa memulangkan atlet karatenya yang kategori kadet dan yunior karena terlalu lama menunggu.
"Mereka mau bertanding besok jadi harus pulang istirahat dulu," kata Higuchi.
Sementara Ellong Tjhandra, sekretaris panitia, saat diminta keterangannya pasrah saja melihat sebagian besar kontingen meninggalkan arena pembukaan.
"Informasi yang kami terima kalau Panglima TNI telat karena dipanggil presiden untuk ikuti rapat gubernur se-Indonesia," kata Ellong Thjandra.
Rencananya kegiatan ini akan berlangsung hingga 27 Nopember mendatang. Diikuti 27 negara di antaranya selain Indonesia, ada Palestina, Myanmar, Uzbekistan, Thailand, Filipina, Hong Kong, Suriah, Yordania, China, Irak, dan Pakistan. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya