Panen melimpah, mangga Indramayu sasar pasar Asia & Timur Tengah

Senin, 22 September 2014 12:00 Reporter : Yulistyo Pratomo
mangga indramayu. ©wordpress.com

Merdeka.com - Para petani di Indramayu, Jawa Barat merasa yakin produksi mangga bakal memenuhi pesanan mangga untuk pasar ekspor Asia dan Timur Tengah. Kondisi ini terjadi karena produksi selama musim kemarau dapat diandalkan.

Musim kemarau yang berlangsung tahun ini, membuat pohon mangga berbuah dengan baik. Dengan hasil tersebut, mereka yakin pasokan untuk kawasan Asia dan Timur Tengah tidak akan tersendat.

Hasyim, seorang petani mangga di Kabupaten Indramayu kepada wartawan di Indramayu mengatakan, petani yakin pesanan ekspor mangga untuk pasok Asia dan Timur Tengah akan terpenuhi, karena musim kemarau pohon mangga berbuah dengan baik.

"Musim kemarau sangat menguntungkan bagi petani mangga di Kabupaten Indramayu dan Cirebon, karena panen mereka memuaskan, selain kualitasnya tembus pasar ekspor, biasanya produksi buah tersebut melimpah," kata Hasyim, seorang petani mangga, Senin (22/9), seperti dilansir Antara.

Menurut dia, petani berharap agar kemarau bisa berlanjut hingga usai masa panen mangga. Jika tidak, guyuran hujan bisa membuat kualitas mangga menurun, dan hanya sebagian yang tembus untuk ekspor, sisanya memenuhi kebutuhan lokal.

Hal yang sama juga diakui Juhro, petani mangga asal Cirebon. Dia mengakui kemarau panjang memberikan berkah bagi petani mangga di kawasan Pantura. Sebab, cuaca tersebut mampu menghasilkan buah dengan kualitas ekspor.

Juhro mengatakan, musim hujan yang berlangsung sepanjang tahun 2013 membuat petani menelan kerugian hingga ratusan jura akibat gagal panen. Meski, cuaca tersebut membuat para petani mampu meningkatkan produksi gabah tiga kali dalam setahun.

"Semua musim ternyata tetap menguntungkan petani, kemarau kekeringan melanda lahan tadah hujan di Pantura Indramayu, namun salah satu produk unggulan pertaniannya yaitu mangga mampu menghasilkan kualitas mangga ekspor," katanya.

Membaiknya musim panen mangga tahun ini membuat pesanan tidak hanya datang dari Jakarta, Jepang dan Singapura ikut memesan buah tersebut.

Kepala Seksi Produksi Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Indramayu, Ira Anang menuturkan, musim kemarau berkah bagi petani mangga. Meski di sisi lain lahan sawah kekeringan dan gagal panen.

"Lahan pertanian di Kabupaten Indramayu cocok dan potensial dikembangkan tanaman keras seperti mangga, selain hasil panen bisa tembus ekspor tanaman tersebut mudah perawatan dan hemat air," jelasnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Pertanian
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.