Paket diduga bom meledak di Surabaya saat dicek warga
Merdeka.com - Sebuah benda yang diyakini sebagai bom meledak di sebuah warung depan PT Bahana Line, Jalan Laksda M Nasir Surabaya. Dilihat dari rangkaiannya, bom itu berkekuatan rendah karena daya sumber listriknya hanya mempunyai daya baterai 9 volt.
Rangkaian bom berbentuk paketan itu dimasukkan ke dalam kotak ponsel kemudian dibalut dengan kantong plastik. Isi nya ada pecahan kaca, baterai, kabel, sobekan koran dan jepitan.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ronny Suseno, memastikan penemu bom berdaya ledak rendah itu tak mengalami luka meskipun paket itu sempat dia buka.
"Yang menemukan itu penasaran, jadi kotak paketan yang terbungkus dalam kotak itu dikocok-kocok dan bunyi. Kotaknya kemudian dibuka plastiknya tiba-tiba langsung meledak, orang yang membuka itu tidak terluka," kata AKBP Ronny Suseno, Kamis (14/12).
Warga penasaran karena paketan itu tidak tertulis alamat dan untuk siapa. Sehingga dia memutuskan untuk membongkar dan ternyata meledak.
Polisi masih mendalami peristiwa ledakan tersebut sekaligus meminta keterangan penerima yang pertama kali menemukan.
"Kita juga akan melakukan pemeriksaan pada pihak biro jasa pengiriman, dan orang yang pertama kali menemukannya," ujar dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan terdengar di sekitaran Jalan Laksda M Nasir, Surabaya pada Senin malam. Dari kejadian itu, polisi mendatangkan tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur untuk membantu melakukan penyidikan dan penyelidikan.
Barang bukti paketan rakitan bom berupa kotak dus handphone, pecahan kaca, baterai, kabel, sobekan koran dan jepitan itupun diamankan dijadikan barang bukti polisi dan tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya