'Pakde Karwo tetap manah & lampah nderek kiai sepuh dukung Gus Ipul'
Merdeka.com - Beredarnya surat dukungan mengatasnamakan Soekarwo yang memberikan dukungan kepada pasangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim tidak dirisaukan oleh para kiai sepuh di Jawa Timur. Para kiai sepuh yakin bila gubernur Jawa Timur itu tetap mendukung Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam Pilgub Jatim.
Menurut Kiai Nurul Huda Djazuli dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri, dirinya menjadi saksi bahwa Pakde Karwo bakal mendukung Gus Ipul dalam Pilgub 2018 ini sesuai dengan surat yang diteken oleh Soekarwo. Surat itu dibuat pada 12 Januari 2013 lalu saat Pakde Karwo maju di Pilgub Jatim bersama Gus Ipul. Hal itu dikuatkan dengan pengakuan Pakde Karwo saat bertemu dengan para kiai sepuh beberapa waktu lalu.
"Pakde sampai hari ini Pakde Karwo tetap menjaga hubungan baik dengan masyayikh dan para kiai sepuh. Bahwa terakhir kali sowan, Pakde karwo menyatakan manah & lampah nderek kiai sepuh. Jadi Pakde Karwo tidak mendukung calon lain selain Gus Ipul," ujar Kiai Nurul Huda Djazuli melalui Gus Kautsar kepada wartawan, Senin (25/6).
Kiai Nurul Huda Djazuli merupakan satu dari 4 kiai sepuh yang menjadi saksi ikrar kesepakatan bahwa Pakde Karwo bakal mendukung Gus Ipul dalam Pilgub tahun 2018 ini. Ikrar itu bermaterai dan ditandatangani Pakde Karwo serta lima kiai sepuh, yaitu KH Zainuddin Djazuli, KH Nurul Huda Djazuli, KH Idris Marzuki, KH Anwar Manshur, dan KH Anwar Iskandar. Ikrar dibuat di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri.
Adapun terkait surat dukungan Pakde Karwo kepada pasangan Khofifah, para kiai sepuh meragukan surat tersebut. Menurut para kiai sepuh, surat dukungan dari Pakde Karwo kepada pasangan Khofifah-Emil itu belum tentu benar.
"Saya tetap yakin Pakde Karwo tetap berada di kubu di Gus Ipul. Artinya masyayikh tetap percaya Pakde Karwo tidak khianat," imbuhnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya