Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ogah sekolah, siswi SMK ternyata dicabuli kepala sekolahnya sendiri

Ogah sekolah, siswi SMK ternyata dicabuli kepala sekolahnya sendiri Ilustrasi Pemerkosaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi lagi di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seorang kepala sekolah swasta berinisial S dilaporkan oleh orangtua salah satunya karena diduga telah melakukan tindakan asusila pada muridnya sendiri.

Kepala Unit Hubungan Masyarakat (Panit Humas) Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino menceritakan, kekerasan seksual itu terjadi berulang kali di dalam sekolah. Kejadian itu sudah berlangsung selama tujuh bulan, sejak Februari dan baru terungkap September lalu.

"Berdasarkan laporan, pencabulan dilakukan sejak sekitar 7 bulan. Dari Februari hingga September," jelas Ngadino, Jumat (04/11).

Berawal dari kecurigaan orangtua melihat tingkah laku putrinya berinisial K berbeda dari biasanya. Korban sering mengurung diri di kamar dan enggan bersosialisasi. Bahkan Bunga tak mau berangkat ke sekolah.

Setelah didesak kedua orangtuanya, korban akhirnya menceritakan telah dipaksa untuk melakukan hubungan seksual dengan kepala sekolahnya. Tak terima dengan perlakuan kepala sekolah, orangtuanya langsung menempuh langkah hukum.

"Bukti pencabulan sudah dilengkapi. Sudah ada hasil visum dari dokter. Kemarin (Kamis), korban sudah kami mintai keterangan. Selanjutnya petugas akan melayangkan surat panggilan kepada terlapor," tegas Ngadino.

Jika terbukti bersalah, oknum kepala sekolah berinisial S dijerat dengan pasal 81 sub 82 UU RI No.35/2014 menyatakan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur terancam hukuman minimal lima tahun penjara.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP