Nenek Sahut di Bondowoso, Tinggali Rumah Mau Roboh dan Nyaris Tak Tersentuh Bantuan

Senin, 20 Januari 2020 01:31 Reporter : Muhammad Permana
Nenek Sahut di Bondowoso, Tinggali Rumah Mau Roboh dan Nyaris Tak Tersentuh Bantuan nenak di bondowoso. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisah nenek Sahut alias Bu Slani, janda tua berusia 88 tahun yang hidup sengsara, sempat viral di beberapa media sosial warga Bondowoso. Janda tua ini disebut nyaris tak tersentuh satupun bantuan dari pemerintah. Padahal, selain hidup sebatang kara, warga Dusun Sumbersari, Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Bondowoso Jawa Timur ini juga tinggal di hunian yang amat tidak layak.

Kabar ini akhirnya menggugah perhatian seorang legislator Bondowoso. Wakil Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, A. Mansur, turun langsung mengecek kediaman dan kondisi nenek Sahut.

"Sudah saya tanya tadi. Pernah sekali dapat bantuan beras dari desa. Tapi itu sudah beberapa tahun yang lalu. Sekali dan setelah itu tidak ada lagi," ujar A. Mansur saat dikonfirmasi.

Atas kondisi tersebut, Mansur yang juga politisi PKB meminta agar pihak terkait di Bondowoso, yakni Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perkim (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) bisa segera memberikan bantuan. "Karena rumahnya sudah masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari bahan gedhek (bahasa Jawa yang artinya bambu). Dan sudah banyak yang berlubang. Pokoknya sudah sangat tidak layak dari segi kesehatan," jelas Mansur.

Pantauan Merdeka.com, hunian atau lebih tepatnya gubuk yang dihuni Nenek Sahut, tidak hanya banyak lubang. Tapi juga nyaris roboh, sehingga bisa membahayakan nyawa.

Adapun soal anggota keluarga, sebenarnya Nenek Slani masih memiliki seorang anak laki-laki yang tinggal bersamanya. "Tapi sekarang kondisinya juga sakit-sakitan, sehingga tidak bisa membantu saya bertahan hidup," ujar nenek yang mengaku lahir tahun 1932, dalam bahasa Madura itu.

Tidak hanya kondisi bangunan. Tempat tidur nenek Sahut juga sangat jauh dari standar layak atau kesehatan. "Papan tidurnya sudah rusak. Negara harus hadir untuk membantu nenek malang ini," ujar Mansur.

Dari pantauan Merdeka.com, lokasi hunian Nenek Sahut juga tidak terlalu terpencil. Lokasinya, tidak jauh dari Jalan Raya antar provinsi yang menghubungkan Bondowoso dengan Jember. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Kemiskinan
  2. Bondowoso
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini