Nelayan Hilang 3 Hari di Perairan Kedonganan Bali Ditemukan Meninggal
Merdeka.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan bernama Hengel yang sempat hilang saat jukungnya dihantam ombak. Korban ditemukan pada Selasa (11/8) sekitar pukul 18.05 Wita oleh nelayan yang sedang melaut.
"Jenasahnya ditemukan oleh nelayan asal Patitenget, nelayan tersebut melihat tubuh terapung-apung dan langsung mengangkatnya ke dalam sampan," kata Gede Darmada selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Lokasi penemuannya pada jarak 4,5 NM. Selanjutnya dibawa ke Dermaga Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali. Laporan penemuan itu didapat petugas siaga Basarnas Bali dari Polairud Kedonganan atas nama Made Sumitra.
Darmada juga menegaskan dengan adanya penemuan jenazah itu telah dipastikan identitasnya adalah nelayan yang hilang di perairan Pantai Kedonganan, Badung, Bali, maka operasi SAR dihentikan.
"Operasi SAR sudah dilakukan selama tiga hari, dan pagi tadi oleh SRU laut menyisir menggunakan 2 unit jet ski dan 1 unit rubber boat. Pencarian juga dilakukan SRU darat dengan mengamati di sepanjang bibir pantai. Hari ini total area pencarian kurang lebih seluas 6,74 NM²," ujar Darmada.
Kemudian, pada pukul 19.40 Wita jenazah Hengel dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan ambulance Potensi SAR 115. Unsur SAR yang turut terlibat selama pencarian diantaranya Basarnas Bali, Samapta Polda Bali, Polairud Polda Bali, Pos TNI AL Badung, Polair Polresta Denpasar, Potensi Radio SAR 115, Potensi Relindo dengan 2 orang personil, Potensi SAI Rescue, kelompok nelayan Jimbaran dan pihak keluarga korban.
Sebelumnya, dua orang nelayan pergi melaut menggunakan jukung pada Sabtu (8/8) sore lalu. Namun ketika hendak kembali keesokan paginya, jukung mereka terhantam ombak dan terbalik. Satu korban selamat atas nama Atoh (35), sementara korban yang dilaporkan hilang saat itu bernama Hengel. (mdk/gil)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya