Nakes di Kabupaten Tangerang Kewalahan Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19
Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengungkapkan, tenaga kesehatan (nakes) di daerah itu kewalahan menangani pasien Covid-19 yang terus meningkat di wilayah itu. Kondisinya diperparah dengan banyaknya nakes yang ikut terpapar virus corona.
"Nakesnya juga banyak yang terpapar, ada yang sudah sembuh, ada juga yang masih melakukan isolasi mandiri," ujar Hendra, Rabu (30/6).
Sekurangnya 30 nakes di Kabupaten Tangerang, dinyatakan positif Covid-19 pada Juni 2021. Beberapa di antaranya masih melakukan isolasi mandiri.
Dia mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan kondisi kesehatan para nakes yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan medis pasien Covid-19.
"Makanya saat ini kita lakukan sistem shift, supaya nakesnya tidak kelelahan, karena kesehatan mereka juga harus kita jaga," jelasnya.
Saat ini ada sekitar 10 ribu nakes yang bekerja di wilayah Kabupaten Tangerang, sebagian di antaranya khusus menangani kasus Covid-19. Jumlah itu masih kurang dalam menghadapi tingginya lonjakan kasus Covid-19.
"Jumlah nakes kita ada sekitar 10.000, tapi jumlah ini masih kurang, apalagi di rumah sakit atau puskesmas yang menangani pasien Covid-19," ucapnya.
Sementara itu, upaya menambah tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan itu tidak bisa dilakukan segera. Ada beberapa proses yang harus dilalui.
"Tidak bisa asal menambah saja, tentu harus ada beberapa proses dan latihannya," ungkap dia.
Berdasarkan data yang dikutip dari https://covid19.tangerangkab.go.id/, saat ini terdapat 201 pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Selain itu terdapat 768 pasien yang diisolasi. Juga ada 23 pasien suspek.
Total kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang mencapai 14.919 kasus. Dari jumlah itu, 13.640 orang dinyatakan sembuh, dan 302 orang meninggal dunia.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya