Muncikari nafkahi ibunya dari uang hasil jual jasa threesome
Merdeka.com - Nur Fitriati Asia, warga Tambak Osowilangun, Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perdagangan orang. Dia diduga menjual NT untuk melakukan melayani tiga pria hidung belang sekaligus di tempat kos mewah "Oemah Semampir" Jalan Semampir.
Sat diperiksa polisi, Perempuan 23 tahun itu mengaku terpaksa menjadi muncikari lantaran terbelit persoalan ekonomi dan kebutuhan keluarga.
"Tersangka itu mengaku, kalau hasil dari menjadi muncikari sebagian diberikan kepada ibunya yang membesarkannya. Karena tersangka tidak punya ayah dan merupakan anak tunggal," terang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yani, Kamis (8/6).
Dia menjelaskan, tersangka menjadi muncikari lewat media sosial. Tersangka mengaku belum lama melakoni bisnis hitam ini. "Diperkirakan 2 bulan dengan 2 kali menjual temannya dengan jasa threesome," ucapnya.
Sebelumnya, polisi dari Polrestabes Surabaya bersama Satpol PP Kota Surabaya, Selasa dan Rabu malam menggelar operasi ramadan penyakit masyarakat (pekat).
Sasarannya tempat kos mewah dan hotel. Hasilnya ditemukan enam pasangan mesum, tidak bisa menunjukkan surat nikah. Di antaranya ada satu perempuan yang dipaksa untuk melakukan threesome melayani tiga pria hidung belang.
Itu dilakukan tersangka Nur Fitriati dengan menawarkan jasa layanan prostitusi kepada pria hidung belang melalui facebook dengan tarif 1 juta rupiah. Dari tiap aksinya, dia mendapat bagian sebesar Rp 400.000. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya