Jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap Dodi Supriadi alias Otong yang membacok anggota TNI AD bernama Heri Triyanto menggunakan samurai di Kampung Poglar RT 04 RW 01 kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Tersangka diringkus pada Selasa (2/7) kemarin.
"Korban adalah seorang anggota TNI yang dinas di Kostrad," Kapolsek Cengkareng H Khoiri saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Slipi, Rabu (3/7).
Khoiri menuturkan, korban merupakan Ketua RT di kampung tersebut. Sejak lama, korban kerap menegur pelaku karena diduga melakukan perzinahan atau melanggar ketertiban umum di wilayah tersebut. Ulah pelaku pun membuat warga setempat resah.
"Tak suka teguran, pelaku melakukan penganiayaan. Ketika korban sedang melintas di TKP diadang dan diserang pelaku dengan menggunakan sajam samurai hingga mengalami luka robek di bagian telapak tangan sebelah kiri," tuturnya.
Khori menambahkan, pelaku mengetahui jika sasarannya itu merupakan anggota TNI AD. Khoiri menyebut, pelaku membacok korban dalam keadaan normal.
"Pekerjaan (pelaku) tukang parkir, juga tukang ojek," ucap Khoiri.
Pelaku, kata Otong, sering nongkrong sebuah warung setempat. Dia pun diduga berzinah dengan pemilik warung wanita itu. Diduga dari hasil hubungan intimnya, mereka memiliki dua anak tanpa status pernikahan. Suami pemilik warung pun tak mengetahui istrinya main serong dengan Otong.
"Sibuk suaminya (pemilik warung)jam 08.00 Wib sampai 22.00 Wib, suami tidak tahu persis," kata Khoiri.
Kini korban tengah dirawat di RS Sumber Waras. Pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.