Kasus dugaan pembuangan bayi kembali terjadi di Jember. Warga di Dusun Ajung Wetan, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi yang dibungkus kardus pada Selasa (22/4).
Kerdus berisi bayi yang sudah tak bernyawa itu diletakkan di depan kompleks pertokoan yang ada di desa tersebut. Selain jenazah bayi, di dalam kardus tersebut juga terdapat ari-ari yang dibungkus kresek.
Warga yang mengetahui penemuan bayi tak bernyawa itu, langsung melapor ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke polisi.
“Yang kami prihatin, di bagian pusarnya, ada luka dengan darah yang cukup banyak. Kami menduga ini sepertinya tali pusarnya di tarik dengan paksa. Makanya perutnya bolong dan banyak darah,” tutur Hermawan, salah satu saksi mata.
Polisi dari Polsek Ajung yang mendapat laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di titik penemuan jenazah bayi tersebut.
Didampingi petugas dari Puskesmas Ajung, jenazah bayi tersebut telah dievakuasi dan saat ini telah berada di Instalasi Kamar Jenazah RSD dr Soebandi Jember untuk kepentingan penyelidikan.
Advertisement
Polisi juga sudah mengamankan sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi penemuan jenazah bayi yang diduga dibuang itu.
Sayangnya, salah satu kamera CCTV yang paling dekat dengan titik lokasi penemuan jenazah bayi, dalam keadaan rusak saat kejadian.
Penanganan kasus ini juga sudah diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Satreskrim Polres Jember.
“Proses penyelidikan dan pendalaman sudah berjalan. Kami sudah memeriksa beberapa orang dan mengumpulkan sejumlah barang bukti,” ujar Kanit PPA Polres Jember, Ipda Qori Novendra saat dikonfirmasi terpisah.
Namun, Qori enggan menjelaskan lebih detail tentang hasil temuan sementara polisi di lapangan. Jenazah bayi tersebut kini berada di Instalasi Kamar Mayat RSD dr Soebandi Jember.
“Tim Inafis sudah diterjunkan. Memang perkiraan bayi tersebut baru dilahirkan,” pungkas Qori.