Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski Perindo dukung Jokowi, Kejagung tetap proses hukum Hary Tanoe

Meski Perindo dukung Jokowi, Kejagung tetap proses hukum Hary Tanoe Gedung Kejaksaan Agung. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Partai Perindo secara tiba-tiba mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden 2019. Kejaksaan Agung secara tegas menyatakan bahwa proses penyelidikan terhadap Hary Tanoesudibjo tetap berjalan.

"Penegakan hukum jelas, penyidikan penuntutan, dan pengadilan. Kita tidak mengurusi hal begituan," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mohammad Rum saat dikonfirmasi, Rabu (2/8).

CEO MNC Group itu sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan ancaman terhadap Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui pesan singkat alias SMS.

Selain itu, Rum mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima kembali berkas kasus Hary.

"Kita pokoknya sedang kembali ke penyidik, berkasnya belum balik. Sampai saat ini. Kita proses hukum saja," jelasnya.

Selain kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Yulianto. Kejaksaan Agung juga tengah menyelidiki tindak pidana korupsi terhadap pembayaran restitusi atas permohonan PT Mobile 8 Telecom tahun 2007-2008, yang diduga melibatkan Hary Tanoe sebagai komisaris di perusahaan tersebut.

Diketahui, Partai Perindo mewacanakan memberikan dukungan kepada Joko Widodosebagai calon presiden (Capres) 2019. Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan dukungan kepada Jokowi akan diputuskan dalam Rapimnas. Kemudian, putusan itu akan diperkuat saat Kongres Perindo akhir tahun ini.

"Ada kesan kuat yang akan diusulkan adalah Presiden yang sekarang, karena kemungkinan yang menang sekarang," kata Rofiq saat dihubungi, Rabu (2/8).

Rofiq menyebut dukungan terhadap Jokowi merupakan aspirasi dari akar rumput partai. Suara itu yang diakomodir Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan akan dirumuskan dalam rapimnas.

"Kami tidak bisa buat keputusan serta merta tanpa analisis, pasti ada analisis kuat berbagai macam pandangan," terangnya.

Jika keputusan dukungan Jokowi sudah final, Perindo akan berkomunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain memutuskan dukungan kepada Jokowi, lanjut Rofiq, dalam Rapimnas Perindo juga akan dibahas akan persiapan dan pemenangan menghadapi Pemilu 2019.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP