Masyarakat Indonesia di Doha, Qatar, menunjukkan antusiasme luar biasa dalam memberikan dukungan kepada Tim Nasional U17. Mereka berbondong-bondong mendatangi Aspire Academy pada Selasa, 04 November, untuk menyaksikan laga krusial Piala Dunia U17 2025. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata semangat kebangsaan.
Dukungan supoter Timnas U17 ini ditujukan untuk pertandingan melawan Zambia, yang akan berlangsung pada pukul 18.45 waktu setempat. Para pendukung mulai berdatangan sejak pukul 15.00, membawa serta keluarga dan kelompok mereka, menciptakan atmosfer meriah.
Animo tinggi ini mencerminkan semangat masyarakat Indonesia di Qatar yang selalu meramaikan setiap ajang sepak bola, sebagaimana disampaikan oleh Syahrial Sawadjur, Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia Qatar. Ini menunjukkan ikatan kuat dengan tanah air.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Tinggi di Aspire Academy
Sejak pukul tiga sore waktu setempat, Aspire Academy telah dipadati oleh para pendukung Timnas Indonesia U17. Mereka datang dari berbagai penjuru Doha, baik secara individu bersama keluarga maupun dalam rombongan besar, menunjukkan soliditas dukungan yang tak tergoyahkan.
Syahrial Sawadjur, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia Qatar, menegaskan bahwa animo pendukung timnas di Qatar memang selalu besar. "Ketika dimulai dari Piala Dunia 2022, kami sudah meramaikan acara sepak bola di Qatar," ujarnya, menyoroti konsistensi semangat tersebut. Semangat ini terus berlanjut di setiap turnamen.
Kelompok suporter seperti Garuda Qatar dikenal setia mendampingi timnas saat berlaga di wilayah Teluk. Kehadiran mereka di Aspire Academy menjadi bukti nyata dari komitmen dukungan supoter Timnas U17 yang tak pernah surut, bahkan di tengah kesibukan sehari-hari.
Advertisement
Advertisement
Kekecewaan Lokasi, Semangat Tak Padam
Meskipun animo tinggi, terdapat sedikit kekecewaan di kalangan suporter terkait lokasi pertandingan. Syahrial Sawadjur mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia di Qatar sempat kecewa dengan format Piala Dunia U17 2025. Ini menjadi sorotan utama bagi mereka.
Pertandingan hanya dipertandingkan di lapangan latihan Aspire Academy, bukan di stadion besar yang biasa digunakan untuk ajang internasional. "Ketika rapat dengan Supreme Committee for Delivery and Legacy, kami paling kecewa, karena biasanya bisa mengisi sampai 7.000 penonton," kata Syahrial, menggambarkan harapan mereka akan venue yang lebih besar.
Namun, kekecewaan tersebut tidak sedikit pun menyurutkan semangat para pendukung. Mereka tetap berupaya keras untuk mendapatkan tiket, bahkan sampai berusaha membeli tiket secara massal ke panitia, demi memberikan dukungan supoter Timnas U17 secara langsung dan maksimal.
Advertisement
Advertisement
Optimisme Menjelang Laga Krusial
Menjelang pertandingan penting melawan Zambia, optimisme membayangi para pendukung Timnas Indonesia U17. Salah satu warga Indonesia, Surya, menyatakan keyakinannya bahwa timnas dapat melaju jauh dalam turnamen ini, menunjukkan kepercayaan penuh pada potensi tim.
"Perkiraan saya lolos lebih dari fase grup, bahkan mungkin bisa lebih jauh," ujar Surya, mencerminkan harapan besar yang diemban oleh para suporter. Keyakinan ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi skuad muda Garuda yang akan berlaga.
Laga perdana Timnas Indonesia U17 melawan Zambia dijadwalkan pada pukul 18.45 waktu setempat atau pukul 22.45 WIB. Dukungan supoter Timnas U17 yang membludak diharapkan mampu membakar semangat juang para pemain di lapangan dan membawa hasil terbaik bagi Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews