Merah Putih Berkibar di Halimun, Gunung Bersejarah saat Rakyat Aceh Usir Penjajah

Kamis, 18 Agustus 2022 14:02 Reporter : Alfath Asmunda
Merah Putih Berkibar di Halimun, Gunung Bersejarah saat Rakyat Aceh Usir Penjajah Pengibaran bendera merah putih di Gunung Halimun Aceh. Istimewa

Merdeka.com - Delapan pemuda di Kabupaten Pidie yang tergabung dalam tim Pidie Adventure, berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak Gunung Halimun, sebuah gunung yang penuh sejarah bagi masyarakat Aceh pada momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Rabu (17/8).

Tim Pidie Adventure ini mulai mendaki Gunung Halimun pada Kamis (11/8) lalu dari kampung Blang Pandak, kampung terakhir di bawah kaki Halimun. Mereka dilepas Penjabat Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto.

"Ada delapan orang yang ikut mendaki Halimun, dua diantaranya merupakan perempuan," kata Ketua Tim Pidie Adventure, Fakhrur Reza.

Reza menyebut, mereka mengusung tajuk 'Ekspedisi Merdeka Halimun Mountain 2022' untuk menggapai puncak gunung yang pernah jadi saksi bisu sejarah kemerdekaan Republik Indonesia saat itu.

Sebelum berangkat sepekan yang lalu, tuturnya, bersama pemerintah setempat mereka turut menyantuni anak yatim dan membagikan bendera merah putih kepada warga Blang Pandak.

Menurut Reza, pendakian itu merupakan wujud semangat pemuda untuk meraih puncak kemerdekaan. Sekaligus sebagai pembuktian bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Pendakian gunung hanya sebuah kegiatan, namun semangat meraih puncak itu yang harus kita implementasikan sebagai wujud kekuatan bangsa ada di pemuda. Pemuda harus kuat, kreatif dalam memajukan negara," ujarnya.

Sementara itu Kadisparpora Pidie Edy Saputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT RI di Pidie. Kali ini, pemerintah bekerja sama dengan komunitas pencinta alam dan lingkungan ikut ambil andil dalam peringatan hari kemerdekaan.

"Ini bagian sinergitas pemerintah bersama masyarakat dalam memeriahkan HUT RI-77. Kenapa harus mendaki gunung halimun? Karena gunung bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Aceh melawan Belanda. Berlatar semangat sejarah itulah, kita memilih pengibaran bendera merah putih di sini," ungkapnya.

Gunung Halimun memiliki ketinggian sekitar 1.875 meter di atas permukaan laut. Berada sekitar 42 kilometer arah selatan Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie. Orang-orang di sana kerab menyebut gunung itu dengan lakab Gunong Aulia.

Masyarakat setempat mengaku di Gunung Halimun banyak terdapat kuburan ulama dan pejuang kemerdekaan, yang dulu menjadikan gunung itu sebagai benteng pertahanan saat melawan Belanda.

Nyaris seluruh wilayah Aceh telah diduduki Belanda di rentang masa perang kolonialisme yang berlangsung sepanjang tiga dekade (1873-1915).

Tapi denyut perlawanan masih menggelora dari satu-satunya wilayah tersisa yang belum mampu ditaklukkan Belanda, yakni Halimun. Para mujahidin dan alim ulama menggelorakan perang dari puncak Gunung Halimun sekitar tahun 1910, sampai Indonesia merdeka.

Berbilang tahun kemudian, salah satu keturunan dari pahlawan nasional asal Aceh Tgk Chik Ditiro, yakni Hasan Tiro, kembali menggunakan Gunung Halimun sebagai tempat mendeklarasikan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 1976 silam. [cob]

Baca juga:
Cerita Warga Cianjur Bentangkan Bendera Merah Putih 220 Meter Hasil Menabung 17 Tahun
Dijahit 1.529 Pelajar, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Palembang
Meriahkan HUT RI, Buruh Ajak Ganjar Bentangkan Bendera Merah Putih 22 Meter
Upacara HUT RI ke-77, Wali Kota Makassar Kibarkan 5.000 Meter Bendera Merah Putih
Pimpin Upacara HUT RI di Monas, Anies: Kita Harus Balas Budi untuk Indonesia
Upacara HUT ke-RI, Jalan Sekitar Istana Negara Disterilkan sampai Sore

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini