Menteri Rudi minta masyarakat menyaring info biar tak termakan hoax
Merdeka.com - Informasi hoax di berbagai media sosial terkait peristiwa yang terjadi di Tanah Air, membuat pemerintah mengumpulkan berbagai komunitas dan elemen masyarakat untuk membentuk siber kreasi. Tujuannya untuk melawan pemberitaan hoax.
"Pada intinya siber kreasi itu untuk mendekatkan kita agar tidak kebablasan, dan memberikan informasi atau isu yang berkembang di masyarakat," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di acara pembukaan Asean Public Relations Conference di Kuta, Bali, Kamis (21/9).
Masyarakat diminta untuk menyaring setiap informasi di medsos. "Media sosial lebih banyak mengenal kecepatan daripada ketepatan. Inilah yang perlu disaring oleh masyarakat agar tidak mudah kemakan informasi atau isu yang tidak akurat," jelas Menteri.
Bahkan untuk media, kata dia sekarang juga sudah dipantau melalui Dewan Pers terkait pemberitaan yang bisa jadi hoax.
Menurut Rudi, UU IT efektif untuk menjerat para penyebar berita palsu. Hingga kini, sudah banyak penyebar berita hoax yang berhasil ditangkap.
"Dengan menerapkan Undang Undang IT sudah banyak yang diajukan ke penegakan hukum. Namun bukan itu tujuannya tetapi lebih mengedepankan soft approach atau lebih pada dalam melakukan pendekatan," demikian Rudiantara.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya