Sejumlah titik di Jakarta International Stadium (JIS) akan direnovasi agar sesuai dengan standar FIFA.
Advertisement
Indonesia menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia U-17 pada November-Desember 2023 ini. Salah satu stadion yang rencananya dipakai untuk pertandingan yakni JIS di kawasan Jakarta Utara. Beberapa waktu lalu, pemerintah bersama PSSI sudah melakukan peninjauan. Hasilnya, ada sejumlah titik yang perlu direnovasi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengungkapkan renovasi JIS masih menunggu persetujuan dari Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Basuki menegaskan renovasi perlu mendapatkan izin dari Pemerintah daerah, karena stadion adalah aset daerah. Rencananya, Kementerian PUPR akan melakukan renovasi terhadap 22 stadion di Indonesia, termasuk JIS.
Advertisement
Advertisement
"Ada enam stadion yang diusulkan dan tanggal 28 (Juli 2023) ada datang tim dari FIFA untuk mengevaluasi," bebernya.
Basuki menambahkan pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Ketua PSSI yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir soal kesiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Alasannya, penilaian evaluasi FIFA akan mencakup kondisi lapangan, akomodasi, manajemen tempat, dan team service. "Nanti itu Ketua PSSI yang atur," ucapnya.
Ada tiga hal utama yang menjadi sorotan saat pemerintah meninjau JIS dan perlu segera direnovasi. Pertama soal akses masuk yang terhubung langsung ke area bebas hambatan hanya satu. Hal ini dianggap tidak sesuai standar FIFA. Sebab, bila terjadi kerusuhan, dengan akses pintu utama hanya satu maka akan menyulitkan. Akses masuk akan ditambah.
Advertisement
Advertisement
Sebagai gantinya, akan dipakai rumput lapangan golf. Biaya pergantian menelan biaya Rp6 miliar.
Kemudian, area masuk bus pemain dan official dianggap terlalu kecil. Sehingga akan diperlebar.