Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri LHK minta rakor bahas kebakaran hutan segera digelar

Menteri LHK minta rakor bahas kebakaran hutan segera digelar Siti Nurbaya. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya. Pertemuan keduanya membahas soal kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.

"Tadi beliau tanya apakah sudah diperlukan untuk rapat koordinasi lagi kebakaran hutan dan lahan karena eskalasinya naik," kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8).

Siti menekankan rapat koordinasi sangat diperlukan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat Kementerian LHK segera menyurati Sekretaris Kabinet untuk mengajukan permohonan rapat tersebut.

"(Dalam surat nanti) Aku minta secepatnya (rakor digelar). Kalau dientar-entar (malah) tambah naik, tambah naik. Penambahan hot spot juga sekarang yang awalnya puluhan jadi ratusan angkanya sekitar 150," terang dia.

Saat ini, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat sudah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan. Itu dikarenakan titik api di Kalimantan Tengah semakin meningkat. Sementara di beberapa kawasan lain seperti Aceh, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Timur mulai memunculkan titik api.

"Jadi ini kita harus waspadai di Agustus-September relatif berat makanya saya segera mengusulkan untuk rapat koordinasi,"ujarnya.

Terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini tidak lepas dari faktor cuaca kemarau. Selain itu juga diakibatkan minimnya aksi pencegahan kebakaran. Bahkan masih terjadi pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

"Masih (ada pembakaran hutan dan lahan secara sengaja). Sudah ada yang diambil-ambil juga oleh kepolisian, sudah diperiksa-periksa juga," ucapnya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP