Menpora akan laporkan wasit & juri curang di Sea Games ke federasi asia
Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, telah meminta tim cabang olahraga yang berlaga di Sea Games Malaysia mencatat wasit dan juri berlaku curang memimpin sebuah pertandingan. Menurut Imam, catatan itu nantinya akan disampaikan Komite Olimpiade Indonesia ke federasi Asia, Dewan Olimpiade Asia (OCA).
"Saya minta untuk mencatat dan menguraikan secara detail karena ini penting bagi Indonesia menjelang Asian Games," kata Imam saat menghadiri acara 'PKB Mantu' di Langen Palikrama gedung Pengadaian Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (25/8).
Dia mengatakan, catatan itu untuk menjadi bahan federasi asia agar para wasit atau juri itu tak memimpin pertandingan di Asian Games 2018 di Indonesia.
"Sepak bolanya sudah, sepak takraw sudah disampaikan. Sepak takraw akhirnya ada toleransi sehingga sepak takraw putri Indonesia untuk berguru mendapatkan perak bersama-sama. Tentu ini fenomena baru, jadi perak bersama-sama," kata Imam.
Imam pun berharap cara itu dilakukan suporter saat menyaksikan timnas U-22 sepak bola Indonesia melawan Malaysia dalam laga semifinal digelar di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8) besok. Politikus PKB ini pun meminta para suporter tertib saat menyaksikan pertandingan itu.
"Saya minta mereka tertib, ikut aturan yang ada di sana, tunjukanlah sebagai tamu terhormat dan beri kesan yang baik, jangan mudah dipancing, meski saya dapat kabar bahwa besok yang berhak dapat tiket harus punya paspor dan permit dan sebagainya," kata Imam usai menghadiri acara 'PKB Mantu' di Langen Palikrama di Gedung Pengadaian Pusat, Jakarta Pusat, Jum'at (25/8).
Imam, jika harus ikuti aturan yang telah ditetapkan di sana, melihat Indonesia hanya menjadi tamu di Malaysia. Kecuali ada tindakan-tindakan yang diluar regulasi.
"Aturan yang cenderung mengada-ada termasuk yang kita lihat kepemimpinan wasit dan juri. Yang saya terus minta kepada cdm untuk mencatat melihat secara detail dan jujur cabor mana saja, wasit siapa saja, hal apa saja yang Indonesia dicurangi," kata Imam.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya